Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Jelang Jateng di Rumah Saja, Pasar di Kudus Disesaki Pembeli

Kondisi Pasar Baru Kabupaten Kudus penuh pembeli. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Sehari menjelang penerapan kebijakan Jateng di Rumah Saja, beberapa pasar penyedia kebutuhan pokok di Kabupaten Kudus dipadati pembeli, Jumat (5/2/2021). Kebanyakan dari mereka, membeli kebutuhan pokok untuk beberapa hari ke depan.

Pantauan MURIANEWS, pasar yang mengalami penumpukan sedari pagi adalah kompleks Pasar Rakyat dan Pasar Baru di Kecamatan Kota, Kudus. Sedari pagi, para pembeli kebutuhan pokok seperti ikan, sayuran, beras, dan lauk pauk lainnya silih berganti memadati pasar.

Salah satu penjual ikan di Pasar Rakyat Rofii mengaku, pembeli pada hari ini lebih banyak dibanding hari-hari biasanya. Bahkan, dia menyebut ramainya pasar hari ini hampir mirip seperti hari-hari menjelang Lebaran.

“Ini seperti waktu mau Lebaran ramainya,” kata dia di lokasi pasar, Jumat (5/2/2021).

Pihaknya pun memperkirakan lonjakan pengunjung ini dikarenakan kebijakan pasar ditutup selama Jateng di Rumah Saja pada Sabtu hingga Minggu akhir pekan ini. “Jadi wajar-wajar saja jika hari ini ramai, bahkan dua kali lipat,” kata dia.

Sebagai pedagang, pihaknya tidak bisa berbuat banyak selain mematuhi instruksi dari para pemangku kebijakan. “Saya ikut saja, mau ditutup ya bagaimana lagi, kalau diperbolehkan buka ya lebih bersyukur,” sambungnya.

Sementara salah satu pembeli, Muryaningsih mengaku cukup kesulitan dengan adanya kebijakan ini. Terlebih banyak bahan pokok yang mulai naik harganya seperti ayam, telur, hingga cabai rawit maupun cabai setan.

“Saya yang juga berjualan bingung, sudah omzet per harinya turun, besok akhir pekan mau ditutup lagi,” ujarnya.

Ningsih sendiri, kini berbelanja bahan-bahan pokok untuk tiga hari ke depan. Dia juga tidak akan berjualan selama Sabtu dan Minggu akhir pekan ini.

“Ya mau bagaimana lagi, sebagai rakyat cuma bisa nurut saja,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kudus Albertus Harys Yunanto menuturkan, sampai saat ini belum ada perubahan kebijakan penutupan pasar. Sehingga semua pasar tradisional di Kudus besok tetap ditutup.

“Kami berharap para pedagang pasar bisa mengerti dan mematuhi instruksi ini, hanya dua hari saja,” jelas dia.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Kudus tetap akan menutup pasar tradisional di Kabupaten Kudus dalam penerapan kebijakan Jateng di rumah saja pada Sabtu dan Minggu, (6-7 Febuari 2021) akhir pekan ini.

Selain itu, pusat perbelanjaan, tempat usaha, hingga pedagang kaki lima (PKL) diminta libur di dua hari itu. Selain sektor tersebut, sektor pariwisata baik yang dikelola swasta maupun pemetrintah juga diminta untuk menutup sementara obyek wisatanya.

Sementara terkait aktivitas pabrik, akan diberi kelonggaran terlebih perusahaan yang memiliki mesin yang bekerja 24 jam.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...