Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ribuan Hektare Lahan Pertanian di Kudus Gagal Panen karena Banjir, Kerugian Rp 28 Miliar

Salah seorang petani memanen sawah di Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kudus belum lama ini. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 3.010 hektare lahan pertanian di Kudus terendam banjir. Dari jumlah itu, sebanyak 2.856 hektare di antaranya mengalami gagal panen atau puso.

Kabid Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Dewi Masitoh mengatakan, lahan yang terendam itu terdapat di sembilan kecamatan di Kudus. Lahan pertanian di Kecamatan Undaan paling banyak terdampak.

“Kalau yang puso itu 2.856 hektare ada di lima kecamatan. Kecamatan Jati, Kaliwungu, Jekulo, Mejobo, dan Undaan. Kerugiannya Rp 28,8 miliar,” jelasnya saat ditemui MURIANEWS di kantornya, Kamis (4/2/2021).

Dari lima kecamatan yang mengalami gagal panen, Kecamatan Undaan paling banyak terendam dengan 1.390 hektare. Diikuti Kaliwungu 530 hektare, Kecamatan Jekulo 475 hektare, Kecamatan Mejobo 399 hektare, dan Kecamatan Jati 216 hektare.

Dewi menyampaikan saat ini pihaknya berupaya untuk meminjamkan pompa air guna menyedot air di persawahan. Selain itu pihaknya akan mengusulkan klaim ke Jasindo bagi petani yang ikut tergabung di Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

“Untuk teman-teman petani yang ikut AUTP akan ajukan klaim ke Jasindo. Kemudian untuk yang puso akan kami usulkan bantuan benih ke Kementerian Pertanian,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...