Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sempat Jebol, Warga Wilalung Demak Buat Tanggul Darurat, BPBD: Sifatnya Masih Siaga

Tanggul darurat yang dibangun akibat jebolnya tanggul (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Demak – Air sungai Wulan yang berada di Desa Wilalung, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak sempat meluap dikarenakan intensitas hujan yang cukup tinggi. Bahkan, tanggul sempat jebol lantaran tak kuat menahan derasnya aliran sungai Minggu (31/1/2021) sore.

Meski demikian, kini kondisi tanggul yang sempat jebol tersebut sudah teratasi dan terbendung oleh tanggul darurat.

Salah seorang warga Wilalung Bambang Agus Priyanto mengatakan tanggul sungai di gang 2 Desa Wilalung sempat jebol sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, lanjutnya, kini tanggul yang jebol tersebut sudah bisa teratasi dengan tanggul daurat karung yang di isi oleh tanah.

“Tadi sore sempat jebol. Setelah warga bergotong royong membuat tanggung darurat kini sudah bisa teratasi. Saat ini warga masih siaga ditanggul,” katanya.

Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Demak Suprapto menyatakan hal sama, saat ini tanggul sungai yang sempat jebol tersebut sudah bisa teratasi. Meski demikian, pihaknya mengaku saat ini di wilayah tersebut masih siaga satu.

“Ini masih siaga, warga juga masih kerja bakti meninggikan tanggul dan berjaga. Tapi volume air saat ini sudah ada penurunan. Mudah – mudahan tidak jebol lagi,” jelasnya saat dihubungi MURIANEWS.

Menurutnya jebolnya tanggul tersebut bukan imbas dari jebolnya tanggul Sungai Lusi di Grobogan. Tapi, karena memang intensitas hujan yang sangat tinggi mengakibatkan sungai meluap mulai pagi hingga mengakibatkan tanggul jebol.

“Itu memang aliran dari pintu sendiri. Kalau yang imbas jebolnya Grobogan itu, ada di wilayah sekitar Desa Mijen dan Merak. Tim kami juga kami bagi dibeberapa wilayah seperti Karanganyar, Gajah, hingga Mijen,” tandasnya.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...