Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Desa di Kudus Tergenang Banjir, Ribuan Warga Terisolir

Warga melintasi akses jalan banjir di Desa Setrokalangan (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Intensitas hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari terakhir, mengakibatkan sejumlah Desa di Kabupaten Kudus terendam banjir. Banjir tersebut terjadi lantaran adanya limpasan sungai Wulan meluap dan debit air yang tinggi.

Dari pantauan MURIANEWS, di lapangan Desa Setrokalangan, Kaliwungu, Kudus jadi salah satu desa yang tekena banjir. Bahkan ribuan warga yang bertermpat tinggal di Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan terisolir akibat satu – satunya akses jalan yang terendam banjir.

“Ada sekitar 1.200 warga Dukuh Karangturi yang terisolir. Di sini airnya bisa setinggi 120cm, Jadi akses warga terganggu, beruntung ini hari libur. Tapi besok itu mobilitas warga sudah mulai tinggi lagi, biasanya kami bantu dengan perahu ataupun truk,” kata Siswanto relawan BPBD saat ditemui dilokasi banjir Minggu (31/1/2021).

Menurutnya, banjir tersebut sudah mulai menggenangi semenjak kemarin sore. Dikarenakan limpasan air dari sungai wulan yang meluap, pihaknya juga memasang pembatas jalan dengan tali rafia disepanjang jalan yang tergenang banjir

“Kalau kemarin kan tanggul jebol, ini limpasan dari sungai wulan. Dari spillway itu melimpas masuk ke SWD 1, SWD 1 juga tidak bisa menampung akhirnya meluap ke akses jalan dan pemukiman warga. Itu pembatas jalan agar tetap aman saat melintas,” ucapnya.

Menurutnya banjir yang menggenangi akses jalan dan beberapa pemukiman warga tersebut dalam tiga hingga empat hari akan segera surut, Jika curah hujan tak begitu tinggi. “Tiga sampai empat hari biasanya surut, kalau tidak hujan,” ujarnya

Lebih lanjut ia menyatakan selain akses jalan, beberapa pemukiman warga juga ada yang tergenang banjir seperti di Dukuh Setro, Dukuh Kalangan, (Desa Setrokalangan), di Dukuh Kacu, Desa Banget juga ada sebagian rumah yang termasuki air.

“Di Dukuh Setro itu juga sudah masuk rumah airnya, dipemukiman ada yang tinggi tapi tidak semua,” tandasnya.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Edutor: Supriyadi

Comments
Loading...