Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pembudidaya Ikan di Kudus Keluhkan Naiknya Harga Pakan

Peternak tengah memberi pakan pada ikan yang dibudidayakan. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Naiknya harga pakan ikan menjadi kendala bagi pembudidaya ikan. Padahal, ikan konsumsi untuk saat ini bisa menunjang ketahanan pangan.

Pembudidaya ikan lele di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kudus, Faruk Rumaja Asri mengatakan, harga pakan ikan mengalami kenaikan sejak 1,5 bulan lalu.

Bahkan selama 1,5 bulan terakhir itu harga pakan ikan naik dua kali. Untuk pakan ikan lele harganya saat ini antara Rp 310 ribu sampai Rp 345 ribu.

Mengingat harga pakan ikan yang tinggi, Faruk menyiasati dengan memberi pakan lele yang dibudidayakan olehnya itu dengan ikan laut rucah. Yakni ikan kecil-kecil seukuran dua jari manusia.

Namun, pakan yang dibuat sendiri itu berpengaruh pada durasi panen. Jika menggunakan pakan pabrikan, ikan lele sudah dapat panen dalam waktu 3,5 bulan. Sedangkan jika diberi pakan ikan buatan, hasil panen lebih lama lagi. Durasinya lebih lama lagi terpaut 14 hari.

“Kalau untuk ukuran ikannya hampir sama. Tapi kalau menurut saya rasa ikannya justru lebih gurih ketika dikasih pakan buatan sendiri,” katanya, Sabtu (30/1/2021).

Ia mengatakan, untuk per 10 ribu ekor lele, saat ini Faruk harus mengeluarkan biaya Rp 13.700.000. Biaya produksi itu lebih mahal.

Sebab, sebelum harga pakan ikan naik, dia mengeluarkan biaya produksi yang lebih sedikit untuk 10 ribu ekor lele. Yakni berkisar Rp 12 juta.

Sementara Kasi Produksi Bidang Perikanan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Ami Putri mengatakan, perkembangan pembudidaya ikan di Kudus lumayan banyak. Namun, diakuinya terkendala pada harga pakan yang mahal.

“Harga pakannya naik. Untuk harga pakan lele sebanyak 30 Kilogram itu harganya Rp 330 ribu. Tahun ini naik Rp 11 ribu. Kemudian untuk pakan ikan Nila satu karungnya Rp 200 ribu. Kalau harga ecerannya Rp 7 sampai 8 ribu,” ujarnya.

Ami menambahkan, kenaikan harga pakan ikan dari pabrik itu salah satu faktornya karena bahan bakunya impor.

Untuk mengatasi kenaikan harga pakan ikan, menurutnya saat ini beberapa pembudidaya ikan membuat pakan sendiri. Akan tetapi terkadang kualitasnya kurang baik jika dibandingkan dengan pakan yang dibeli dari pabrikan.

“Kalau diberi pakan yang dari pabrikan, untuk ikan lele itu tiga bulan sudah bisa panen. Tapi kalau diberi pakan yang dibuat sendiri itu berpengaruh pada hasil panennya. Masa panennya jadi lebih lama,” terangnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...