Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Terseret Arus 20 Km, Kakek 80 Tahun di Sobo Grobogan Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Sungai

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi tubuh kakek di Geyer Grobogan yang tenggelam di sungai. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Upaya pencarian hari ketiga yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap Suharto, warga Desa Sobo, Kecamatan Geyer, Grobogan akhirnya membuahkan hasil. Kakek berusia 80 tahun itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (30/1/2021), sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrichan mengungkapkan, korban ditemukan di pinggiran Sungai Serang yang masuk wilayah Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi. Lokasi penemuan dengan tempat korban tenggelam berjarak sekitar 20 kilometer.

“Sudah dipastikan korban ini adalah orang yang kami cari. Setelah itu, jenazah korban kita bawa ke rumah duka,” katanya.

Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR gabungan dinyatakan ditutup. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian korban tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, pencarian itu dilakukan, setelah korban dilaporkan tidak kunjung pulang setelah pergi ke sawah pada Rabu (27/1/2021) lalu.

Baca: Dua Hari Dicari, Kakek 80 Tahun di Sobo Grobogan yang Diduga Tenggelam Belum Ditemukan

Dari keterangan pihak keluarga, korban pada Rabu pagi kemarin diantarkan ke sawah oleh salah satu cucunya naik sepeda motor. Setelah itu, korban ditinggalkan sendirian di sawah seperti biasanya.

Hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Kemudian, pihak keluarga sudah berupaya mencarinya ke sejumlah tempat namun keberadaan korban tidak ditemukan.

Karena tidak ketemu setelah dicari di daratan, maka pencarian korban juga dilakukan di sepanjang aliran anakan sungai Serang. Upaya ini dilakukan karena korban diperkirakan hanyut di sungai. Hal ini didasarkan dengan tidak ditemukannya cangkul dan sabit yang sebelumnya dibawa korban ke sawah.

Lokasi sungai tersebut berada cukup dekat dengan sawah milik korban. Selama ini, korban kalau pulang dari sawah seringkali menyeberangi sungai yang jaraknya relatif lebih dekat menuju ke rumah dibandingkan harus memutar lebih jauh jika lewat jalur darat.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...