Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Cuaca Buruk, Kapal Tongkang Kandas di Pantai Lor Gunung Clering Jepara

Sejumlah warga menjadikan tongkang yang kandas sebagai tontonan. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Cuaca buruk di perairan Jepara membuat sejumlah kapal yang melintas menghadapi masalah. Sebuah kapal tongkang dengan nama lambung TK Financia 83, diketahui kandas di Pantai Lor Gunung Clering, Donorojo, Jepara.

Kapal tersebut akhirnya dilepas oleh kapal Tunda (Tag Boad) yang menariknya. Akibatnta kapal tongkang yang kandas, hingga Jumat (29/1/2021) menjadi tontonan warga sekitar lokasi kejadian.

Kepala Kantor Syahbandar Jepara, Dimyati membenarkan kejadian ini. Kapal TK Financia 83 sebelumnya ditarik oleh TB Tandur. Namun cuaca buruk yang terjadi membuat kapten kapal membuat keputusan untuk melepas kapal TK Financia 83 yang ditariknya.

Berdasarkan berita emergency yang diterima dari Stasiun Radio Pantai Karimunjawa, pada Kamis (28/1/2021) jam 20.40 WIB, posisi kapal dan tongkang di : 6° 11′ 583″ S / 110° 30′ 325″ S. Jarak +- 24 Mill dari Jepara.

”Kami menerima kabar kejadian ini pada Kamis (28/1/2021) malam. Selanjutnya kami melakukan koordinasi dan komunikasi, untuk memastikan situasi yang terjadi. Sampai hari ini tongkang itu masih berada di pantai sebelah utara Clering, Donorojo,” ujar Dimyati, Jumat (29/1/2021).

Dari informasi pihak Anak Buah Kapal (ABK), TB Tandur yang menarik tongkang tersebut mengalami kerusakan mesin sebelah kanan. Setelah mempertimbangkan situasi dan kondisinya, akhirnya TB. Tandur bergerak meninggalkan tongkangnya.

Selanjutnya, TB Tandur merapat ke Pelabuhan Jepara, untuk berlindung dari cuaca buruk sekaligus memperbaiki salah satu mesinnya yang rusak. Selain membenahi mesin yang rusak, mereka juga melepaskan tali tunda yang membelit kapal TB Tandur.

Sesuai informasi dari Pusat Meteorologi Maritim, cuaca di perairan Jepara diprediksi masih belum aman untuk pelayaran kapal-kapal berukuran kecil dan menengah. Ketinggian gelombang laut yang terjadi bisa mencapai 2,50 meter sampai 4 meter.

Gelombang tinggi ini berpeluang terjadi di Perairan Laut Jawa Bagian Tengah, Perairan Karimunjawa, Perairan Utara Jawa tengah dan Perairan Brebes Pemalang.

“Karena memang sudah kandas, pengurus kapal menyatakan akan segera mengurusnya nanti setelah cuaca memungkinkan. Upaya evakuasi akan secepatnya dilakukan, karena bisa saja memberikan potensi bahaya pada jalur pelayaran di kawasan ini,” tambah Dimyati.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...