Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Istimewanya Purnama Jumat Dini Hari Nanti, Begini Penjelasan Ahli Falak TBS Kudus

Bulan purnama. (pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Bulan purnama yang akan terjadi pada Jumat (29/1/2021) dini hari yang bertetapatan dengan 16 Jumadil Akhir 1442 H nanti akan begitu istimewa. Terutama bagi umat muslim.

Pasalnya, akan terjadi fenomenama di mana bulan purmana tegak lurus dan sejajar di atas Ka’bah di Makkah. Pada dini hari nanti, di manapun berada termasuk di Kudus bisa melihat bulan purnama searah dengan kiblat.

Ahli falak yang juga dosen Ma’had Aly Takhassus Ilmu Falak TBS Kudus Muhammad Fuad Zarqowi mengatakan, fenomena yang akan terjadi pada bulan purnama tersebut akan terjadi pada pukul 04.43 WIB. Di mana posisi bulan purnama berada sejajar dengan ka’bah atau kiblat.

Sebenarnya, bulan memiliki sejumlah fase seperti fase hilal awal bulan, pertengahan bulan, hingga full moon atau fase bulan benar-benar pada posisi bulat.

“Jadi dini hari besok itu saat bulan berada pada full moon atau purnama, di mana posisi bulan berada pada kulminasi tepat di altitudenya 90 derajat tepat di atas Makkah,” katanya saat dihubungi MURIANEWS, Kamis (28/1/2021).

Tangkapan layar unggahan Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin di Facebook. (MURIANEWS/Istimewa)

Lebih lanjut, ia menyatakan ketika masyarakat pada waktu dini hari tersebut melihat searah ke bulan purnama berarti saat itu pula mereka sedang menghadap ke arah ke kiblat. Fenomena tersebut menurutnya sangat istimewa lantaran waktu terjadinya tidak pasti.

“Karena harus menunggu momen yang pas yaitu harus saat purnama dan deklinasi bulan mendekati lintang Ka’bah,” ucapnya.

Menurutnya fenomena tersebut berbeda dengan fenomena gerhana bulan. Di mana saat bulan purnama masyarakat disunahkan untuk melakukan salat gerhana.

“Kalau salat gerhana bulan kan ada sunahnya melakukan salat. Kalau ini tidak ada, tapi ini termasuk fenomena yang istimewa,” tandasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Kepala Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin. Ia mengungkapkan jika purnama ini istimewa. Ini ia ungkapkan melalui unggahannya di akun Facebook miliknya.

“Purnama (fase bulan 100%) besok malam sangat istimewa. Pada dini hari 29 Januari 2021 pukul 04.43 WIB bulan berada pada posisi kulminasi (di zenit, altitude 90 derajat) di atas Mekkah. Itu artinya, di mana saja kita melihat purnama saat itu berarti kita sedang menghadap ke arah kiblat/ka’bah di Mekkah,” tulis Thomas

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...