Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

PPKM di Blora, Bupati Kokok Prihatin Warga Masih Sepelekan Protokol Kesehatan

Bupati Blora Djoko Nugroho. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Blora – Kabupaten Blora meski Blora bukan termasuk daerah yang harus menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun Bupati Blora Djoko Nugroho berinisiatif untuk melakukannya. Bahkan pada PPKM jilid dua, Blora pun ikut memperpanjang prpgram itu.

“PPKM sendiri Blora tidak termasuk, kami menyesuaikan. Apalagi (Covid-19) berbahaya sekali, (jadi) ikut diperpanjang,” ujar Kokok sapaan akrabnya, Kamis (28/1/2021).

Dalam kondisi sehari-hari, kata Kokok, masih terdapat warganya yang mengabaikan protokol kesehatan. Dia sampai bingung pakai cara apa lagi dalam mengingatkan warganya.

“Masih ndablek (bandel) masyarakat. Masih ndablek, bayangin mau pakai cara apa lagi mengingatkan masyarakat coba. Aparat sudah luar biasa, cuma masih banyak yang belum tahu risikonya,” ujar Kokok.

Pihaknya menyadari bahwa hantaman pandemi pada lini ekonomi tidak bisa dipungkiri. Oleh karenanya dia tidak melarang warganya jualan. Namun yang terpenting dari itu semua yakni penerapan protokol kesehatan.

“Masyarakat masih kecil (kesadarannya), mungkin belum tahu risikonya. Saya pengen sing dodol tetep dodol (yang jualan tetap jualan), tapi bagaimana tetep protokol kesehatan. Dodol (jualan) dilarang ora apik. Ekonomi juga penting yang penting dua-duanya juga jalan,” ujarnya.

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...