Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ayah di Kudus Diduga Cabuli Anaknya yang Masih ABG, Ditangkap Warga Diserahkan ke Polisi

Ilustrasi

MURIANEWS, Kudus – Kasus pencabulan terhadap seorang anak yang dilakukan oleh seorang ayah kembali terjadi di Kota Kretek. Rabu (27/1/2021), Polres Kudus mengamankan seorang ayah di Kecamatan Jekulo, Kudus yang diduga melakukan dugaan pencabulan terhadap anaknya yang masih di bawah umur.

Dari informasi yang dihimpun, terduga pelaku berinisal ANS (32). Korban juga diketahui masih ABG berusia 14 tahun.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma membenarkan telah mengamankan seorang ayah di Kecamatan Jekulo, Kudus yang diduga telah menyetubuhi anaknya. Kini pelaku menjalani pemeriksaan di Polres Kudus.

“Ya benar, hari ini kami mengamankan terduga ayah pelaku pencabulan kepada anaknya. Ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di bagian Sat Reskrim,” katanya saat dihubungi MURIANEWS , Rabu (27/1/2021).

Senada, Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David juga membenarkan penangkapan terduga ayah yang telah melakukan pencabulan terhadap anaknya. Menurutnya pelaku diserahkan oleh warga kepada desa setempat.

“Pelaku diserahkan oleh warga, kemudian Babhinkantibmas menyerahkan kepada kami hari ini tadi,” ucapnya.

Menurutnya dari pemeriksaan awal, pelaku diduga sudah melakukan pencabulan hingga lima kali. Dan yang terakhir pelaku diduga tega melakukan perbuatan kejinya itu, pada Sabtu, (23/1/2021).

“Jadi Sabtu kemarin, pelaku itu menindih korban dari belakang. Dan melakukannya itu masih menggunakan baju, dinaiki dari belakang,” jelasnya.

Baca: Ayah di Kudus Diduga Tega Setubuhi Anak Kandungnya Berusia Sembilan Tahun

Kini Sat Reskrim Polres Kudus masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mencari saksi untuk dimintai keterangan.

“Ini perbuatan pelaku juga harus diperkuat dengan visum, masih tunggu hasilnya. Kami juga masih membutuhkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...