Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Mendesak Butuh Perda Cagar Budaya

Masjid Wali du Desa Loram Kulon Kudus termasuk cagar budaya. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Peraturan Daerah (Perda) Cagar Budaya yang diusulkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus sejak 2019 lalu masih proses. Saat ini Disbudpar menggunakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 untuk pelestarian cagar budaya.

Namun, cakupan UU Nomor 11 tahun 2020 dirasa terlalu luas. Sehingga keberadaan peraturan daerah yang mengatur tentang cagar budaya cukup mendesak.

Menurut Kabid Kebudayaan Disbudpar Kudus Lilik Ngesti, ketika nantinya Perda Cagar Budaya jadi, kegiatan perlindungan dan pelestarian cagar budaya dapat disesuaikan dengan implementasi yang ada di tiap-tiap daerah.

“Kalau mengacu pada UU Nomor 11 Tahun 2020 itu terlalu luas. Karena skalanya nasional. Karena tiap-tiap daerah untuk melakukan penyelamatan dan pelestarian itu berbeda. Kalau punya PERDA kan lebih tertata,” katanya.

Lebih lanjut, Lilik mengatakan pembuatan perda memang membutuhkan waktu yang lama. Mulai proses pengajuan dan kajiannya.

“Konsepnya sudah kami susun, nantinya kan juga harus dirapatkan dulu dengan beberapa instansi. Setelah itu kajian akademiknya dibuat dengan melibatkan akademisi. Semoga bisa selesai tahun ini,” terangnya.

Sejauh ini ada ribuan jenis cagar budaya yang dikelola oleh bidang kebudayaan Disbudpar Kudus. Mulai dari cagar budaya jenis benda, bangunan, kawedanan, struktur, situs, dan kawasan.

Lilik berharap ketika nantinya Perda Cagar Budaya terbentuk dapat ikut ambil bagian melakukan penyelamatan dan pelestarian cagar budaya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...