Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

PPKM Jilid Dua di Kudus Seluruh Wisata Kembali Dibuka, Tapi…

Kawasan wisata Menara Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid dua, seluruh tempat wisata di Kota Kretek kembali dibuka. Namun, tetap tidak bisa sebebas sebelum adanya pandemi.

Tetap ada pembatasan-pembatasan sesuai yang tertuang dalam Surat Edaran Bupati Kudus Nomor: 800/184/01.00/2021. Di anntara pembatasan jumlah pengunjung dan jam operasional.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, sesuai dengan surat edaran terbaru, hingga 8 Februari 2021 seluruh destinasi wisata kembali dibuka.

Dengan pembatasan, hanya menerima maksimal 30 persen dari kapasitas masing-masing destinasi wisata.

“Jadi misal kapasitas wisata menampung 100 wisatawan, kali ini diperbolehkan buka tapi hanya menerima 30 wisatawan. Jam operasionalnya juga dibatasi hingga pukul 15.00 WIB,” katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (26/1/2021).

Lebih lanjut, ia menjelaskan pembukaan wisata sementara juga diprioritaskan hanya untuk wisatawan lokal. Pihaknya juga tetap akan menyiapkan sejumlah petugas untuk menghalau bus peziarah luar daerah yang akan berkunjung ke wisata religi.

“Kami tetap akan mengarahkan petugas untuk menghalau bus di lima titik. Di Pertigaan Dawe, Tergo, Glagah, Pertigaan Japan dan di sekitar lingkungan Terminal Colo. Wajib halau, kalau tidak nanti kebablasan,” ujarnya.

Sementara dari pantauan satgas Disbudpar selama ini, lanjut Bergas, seluruh destinasi wisata ataupun restoran sudah menerapkan standarisasi protokol kesehatan dengan disesuaikan dengan tiap lokasi masing-masing.

“Restoran ini juga diperlonggar dengan kapasitas maksimal 25 persen dan jam operasional makan di tempat hingga 20.00 WIB. Setelah itu sampai jam sembilan hanya melayani pesan antar. Tempat hiburan, tempat olahraga atau sejenis juga ada pembatasan 50 persen hingga jam 20.00 WIB, jelasnya.

Ia juga berharap seluruh stake holder yang ada di sekitar lokasi wisata bisa menerapkan protokol kesehataan yang ketat. Pasalnya meski dengan sejumlah pembatasan, paling tidak masih ada kesempatan untuk dibuka, sehingga perekonomian tetap bisa berjalan.

“Kami harap semua masyarakat  bisa memaksimalkan kesempatan ini dengan prokes ketat, agar bisa memutus penyebaran Covid -19 dan kedepannya tak ada lagi penutupan wisata. Semua harus patuh dengan aturan selama PPKM tahap dua ini,” tandasnya

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...