Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kasus Harian Corona di Kudus Masih Tinggi Selama PPKM, Hartopo Sebut Ada yang Kucing-kucingan

Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat melakukan operasi penegakan yustisi beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Kudus kini sudah berlangsung selama dua pekan. Walau demikian, angka penambahan kasus harian pasien corona di Kabupaten Kudus masih tinggi.

Pada Minggu, (25/1/2021) malam, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus mencatat ada sebanyak 23 pasien baru. Jumlah pasien aktif pun kini berada di angka 531 orang, dari total 4.637 Kasus.

Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 436 pasien yang meninggal dunia. Sementara untuk pasien sembuh, berjumlah sebanyak 3.670 orang.

Selain itu juga, ada sebanyak 2.491 kontak erat masih dipantau, 296 suspek, dan 76 probabel.

Dari 296 suspek dalam wilayah sebayak 156 dirawat dan 140 isolasi mandiri. Untuk 76 kasus probable, semuanya meninggal dunia.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menyebutkan, masih tingginya penambahan harian ini adalah karena masyarakat masih kucing-kucingan dalam menerapkan protokol kesehatan.

Para pelaku usaha dan pariwisata pun diakui juga masih kucing-kucingan dalam mengontrol pengunjungnya.

“Kemarin sejumlah objek wisata saya tinjau mereka normatif, tapi di lain hari mereka ramai penuh sesak, ada yang akan kami panggil hari ini untuk kami edukasi,” tegas Hartopo.

Oleh karena itu pihaknya pun berharap semua elemen masyarakat punya kesadaran diri terhadap penerapan protokol kesehatannya.

Hartopo mengatakan, pemerintah terus melakukan edukasi terkait penerapan prokes. Namun jika tidak dibarengi dengan kesadaran diri sendiri, maka akan sulit menerapkannya.

“Yang terpenting adalah kesadaran diri sendiri, pemerintah terus menghimbau terus menerus,” jelas dia.

Senada, Satgas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi juga berharap kepada masyarakat untuk tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan.

Terlebih ketika masyarakat berada dalam kegiatan kerumunan. Mereka sangat diminta untuk memakai masker dan mencuci tangan sebelum atau setelahnya.  “Serta tetap berupaya untuk menjaga jarak,” jelas Andini.

Semua pasien yang menjalani isolasi mandiri, lanjut dia, juga diharap benar-benar bisa melakukan isolasi mandiri dengan sungguh-sungguh. Sehingga angka penularan tidak terus naik.

“Semua tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19 juga terus berupaya semaksimal mungkin untuk menyembuhkan pasien,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...