Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tambahan 248.600 Dosis Vaksin Covid untuk Jateng Sudah Dikirim ke 12 Kabupaten, Ganjar Perintahkan Besok Mulai Vaksinasi

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melihat salah satu nakes tengah divaksin Covid-19. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerima vaksin tambahan sebanyak 248.600 vial (dosis vaksin) dari Kementerian Kesehatan pada Sabtu (23/1/2021). Vaksin Sinovac itu langsung dikirim ke 12 kabupaten.

Daerah di Jateng yang mendapat jatah vaksin ini yakni Karanganyar, Salatiga, Batang, Grobogan, Kudus, Boyolali, Pati, Kendal, Jepara, Klaten, Demak, dan Wonogiri.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memerintahkan agar 12 daerah itu melakukan vaksinasi tahap pertama mulai Senin (25/1/2021) besok. Yang dimulai oleh kepala daerah dan diikuti oleh tenaga kesehatan (nakes).

“Nah kita mau harapannya Senin besok bupati forkopimda menjadi contoh, langsung diikuti seluruh nakes. Sehingga harapannya percepatan kita terlaksana, itu untuk tahap pertama mereka,” kata Ganjar, Minggu (24/1/2021).

Ganjar menyebut Plh Sekda Jateng Prasetyo Aribowo juga telah mengirimkan surat kepada 12 kepala daerah tersebut. Surat tersebut adalah instruksi untuk melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi.

Sementara untuk Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan Solo yang telah lebih dahulu melakukan vaksinasi, juga sudah siap melakukan penyuntikan kedua pada 28 Januari. Vaksin yang dipakai menggunakan alokasi vaksin yang pertama kali diterima Jateng.

“Tahap keduanya kita yang ini sudah siap karena dosisnya kan sudah siap ya yang kemarin rombongan pertama dan yang rombongan pertama itu nanti akan disuntik lagi tanggal 28. Jadi insyaallah kita siap,” tegasnya.

Baca: Kudus Dapat 11.280 Vaksin Sinovac, Penyuntikan Dimulai Besok

Selain itu, Ganjar mengatakan, pihaknya menerima apresiasi dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terkait pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya. Ganjar menyebut proses vaksinasi berlangsung baik dan cepat juga tak lepas dari izin Menkes untuk melakukan perbaikan sistem.

“Kita diizinkan untuk memperbaiki sistem yang lebih gampang. Memperbaikinya itu cara inputnya dan itu diizinkan sehingga (vaksinasi) lebih cepat,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...