Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Museum Kretek Tengah Cari Kereta Kencana Koleksi Pabrik Rokok Kudus

Koleksi miniatur karyawan pabrik rokok yang terdapat di Museum Kretek Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus berencana menambah koleksi untuk Museum Kretek. Beberapa koleksi yang tengah diburu di antaranya kereta kencana kuno milik salah satu perusahaan rokok di Kudus.

Salah satunya upayanya yakni dengan melobi ke beberapa perusahaan rokok yang masih aktif maupun yang sudah tutup di Kudus, agar mau meminjamkan atau menghibahkan koleksinya.

“Saya dulu pernah baca di arsip Kudus, kalau dulu itu di Kudus ada perusahaan rokok yang punya kereta kencana. Ini salah satu koleksi yang sedang kami cari,” kata Kabid Pariwisata Disbudpar Kudus, Mutrikah, Sabtu (23/1/2021).

Ia mengatakan, koleksi di Museum Kretek perlu untuk diperbarui. Menurut dia, minimal setiap tahun perlu ditambah koleksi baru untuk menarik wisatawan.

“Kami terus coba melobi ke pabrik rokok agar koleksi bisa dipinjam maupun yang bisa dihibahkan untuk Museum Kretek,” ujarnya.

Menurut dia, selain kereta kencana yang kini tengah diburu, ada koleksi lain yang masih dibutuhkan untuk dipamerkan di Museum Kretek. Seperti jam dinding kuno, alat promosi, suvenir, alat komunikasi zaman dahulu, dan koleksi foto-foto.

Mutrikah berharap dengan adanya tambahan koleksi di Museum Kretek dapat menarik wisatawan. Sehingga Museum Kretek dapat menjadi sarana edukasi.

“Supaya anak-anak maupun orang dewasa tahu sejarah kretek dan bisa mengambil motivasi dari kesuksesan pengusaha rokok zaman dahulu,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Yusron mengatakan hal senada. Pihaknya juga masih melobi beberapa perusahaan rokok di Kudus.

Namun, karena kondisi pandemi belum bisa efektif. “Nantinya ketika pandemi sudah mereda kami coba melobi lagi,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...