Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Sudah Pernah Terpapar Covid-19 Tak Perlu Disuntik Vaksin, Ini Penjelasan Medisnya

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Saat ini pemerintah tengah menggencarkan program vaksinasi Covid-19. Lalu apakah orang yang sudah pernah terkena Covid-19 juga perlu divaksin?.

Praktisi kesehatan yang juga Direktur RS Aisyiyah Kudus dr Hilal Ariadi menjelaskan tentang hal ini. Menurut dia, orang yang sudah pernah terpapar Covid-19 tak perlu disuntik vaksin.

Sebab, penyintas Covid-19 sudah memiliki antibodi yang alami. Oleh sebab itu, seseorang yang sudah pernah terpapar Covid-19 tidak masuk dalam prioritas vaksinasi.

“Antibodi itu ada dua. Antibodi alami dan antibodi buatan. Antibodi alami itu sudah pernah mengalami terpapar Covid-19. Kalau antibodi buatan itu berupa virus mati yang dimasukkan ke dalam tubuh,” katanya, Jumat (22/1/2021).

Namun, menurut dr Hilal kendati penyintas tidak masuk prioritas vaksinasi, dia menyarankan agar penyintas tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes). Karena risiko kembali terpapar Covid-19 tetap ada walaupun tingkat risikonya lebih rendah.

“Secara teori yang sudah pernah terpapar Covid-19 memang tidak perlu divaksin. Tapi kemungkinan terinfeksi tetap ada. Karena antibodi tiap-tiap orang itu berbeda-beda,” terangnya.

Selain penyintas Covid-19, dr Hilal juga menyebut beberapa golongan yang tidak diperbolehkan divaksin. Di antaranya mereka yang mengidap penyakit jantung, diabetes, ginjal, hipertiroid, kanker, dan saluran pencernaan kronis.

“Karena ada efek samping yang ditimbulkan dari penyakit-penyakit tersebut ketika divaksin. Misalnya untuk yang punya riwayat jantung itu ketika divaksin ada efek sampingnya bisa syok,” terangnya.

Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi, dr Hilal berharap agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan. Terlebih saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kudus kembali diperpanjang.

“Tidak boleh lengah. Karena walaupun sudah pernah terpapar Covid-19 masih bisa berpotensi terkena lagi. Tetap lindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain dengan cara disiplin protokol kesehatan,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...