Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Masih Butuh Ratusan Guru untuk SD dan SMP

Para guru di Kudus mengikuti upacara peringatan Hari Korpri dan PGRI, tahun 2019 lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) mencatat masih membutuhkan ratusan guru dari tingkat SD hingga SMP. Ratusan kebutuhan guru tersebut tercatat per-bulan Desember 2020.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada mengatakan, jumlah keseluruhan kebutuhan guru mencapai 968 guru. Yang terdiri dari 679 guru SD dan 297 guru SMP.

Dari jumlah tersebut, sebagian guru SD sudah terisi oleh perekrutan CPNS sebanyak 289 guru. Sedangkan untuk SMP baru terpenuhu 25 guru.

“Karena setiap tahunya guru yang pensiun bisa mencapai 200 orang. Rekrutmen CPNS saja belum bisa memenuhi kebutuhan, masih tetap ada kekurangan. Setiap tahunya memang kami membutuhkan ratusan guru,” katanya Kamis (21/1/2021).

Ia menyatakan selain tambahan guru dari CPNS ada juga 73 guru tambahan dari perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK). Namun, penempatan guru PPPK tersebut, masih menunggu keputusan dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kudus.

“Tiap sekolahan juga sudah ada guru tidak tetap (GTT), tapi tetap saja masih kurang,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, di tahun 2021 ini formasi guru dalam PPPK juga diusulkan sebanyak 390 formasi. Sehingga jika jumlah tersebut terpenuji otomatis kebutuhan guru akan semakin berkurang. Terlebih setelah CPNS 2021 nanti juga diharapkan bisa menambal kebutuhan guru.

“Kami berpesan juga bagi CPNS yang luar Kudus, yang sudah sekian lama mengabdi di Kudus tidak mengajukan mutasi kembali ke kotanya, karena kami sangat butuh guru PNS,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kudus mengajukan usulan 502 tenaga PPPK pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Dari jumlah usulan tersebut terdiri dari 390 guru, 52 guru pendidikan agama Islam dan 60 formasi sisanya merupakan usulan kebutuhan tenaga teknis.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...