Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

PPKM di Kudus, Penambahan Kasus Harian Corona Diklaim Menurun

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kudus mencatat adanya tren positif selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Setelah PPKM diberlakukan sejak 11 Januari, penambahan kasus harian di Kudus disebut mengalami penurunan.

Hal ini ditegaskan Satgas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andirin Aridewi. Ia menyebut, ada sedikit penurunan penambahan kasus harian.

Meski demikian kini pihaknya tengah mengevaluasi untuk mendapat data valid terkait presentase penurunan sebelum PPKM dan sesudah PPKM.

“Dari segi penambahan memang mengalami penurunan, namun masih kami evaluasi per pekannya,” ucap Andini, Kamis (21/1/2021).

Untuk kasus baru, pihaknya mencatat ada tambahan 46 kasus terkonfirmasi pada Rabu (20/1/2021) malam. Sementara untuk jumlah pasien sembuh, semalam bertambah 48 pasien baru.

Sehingga jumlah kasus pasien aktif di Kudus kini masih berada di angka 478 pasien. Dengan rincian 358 pasien isolasi dan 120 pasien dirawat.

“Sementara untuk total pasien sembuh kini 3.556 orang, dari total kasus 4.458. Sementara sisanya yakni pasien meninggal ada sebanyak 424 orang,” rinci Andini.

Selain itu, pihaknya kini juga masih memantau sebanyak 2.404 kontak erat, 314 suspek, dan 78 probable.

Baca: Kudus Perpanjang Masa PPKM Selama Dua Pekan Mulai 25 Januari

Sementara 314 suspek dalam wilayah sebayak 167 dirawat dan 147 isolasi mandiri. “Selain itu, 78 pasien probabel semuanya meninggal dunia,” lanjut Andini.

Pihaknya pun berharap kepada masyarakat untuk tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan.

Terlebih ketika masyarakat berada dalam kegiatan kerumunan. Mereka sangat diminta untuk memakai masker dan mencuci tangan sebelum atau setelahnya. “Serta tetap berupaya untuk menjaga jarak,” kata dia.

Para pasien yang kini tengah dirawat juga terus diupayakan kesembuhannya. Oleh karena itu pihaknya berharap semua pasien yang menjalani isolasi mandiri untuk tetap bisa menerapkan isolasinya dengan maksimal. “Hal tersebut guna mencegah penularan corona yang lebih luas lagi,” tandasnya.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...