Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kudus Perpanjang Masa PPKM Selama Dua Pekan Mulai 25 Januari

HM Hartopo, Plt Bupati Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan. Perpanjangan ini dimulai 25 Januari 2021 mendatang untuk melanjutkan PPKM tahap pertama selesai.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo memastikan hal tersebut. Perpanjangan PPKM di Kudus, kata dia, sesuai intruksi dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pusat.

“Kudus juga akan memperpanjang PPKM selama dua pekan,” kata Hartopo ketika ditemui awak media, Kamis (21/1/2021).

Pada masa perpanjangannya nanti, Hartopo memastikan akan mempertegas penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Hanya memang, ada sejumlah sektor yang diberi kelonggaran.

Salah satu sektor yang diberi kelonggaran adalah pelaku usaha kuliner boleh melayani makan di tempat hingga pukul 19.00 WIB. Namun setelah pukul 19.00 WIB, mereka hanya diperbolehkan melayani makan dibungkus saja.

“Pukul sembilan sudah tutup, baik PKL maupun restoran ataupun rumah makan,” ujarnya.

Sementara sektor lainnya, seperti pendidikan dan pariwisata masih tidak diperbolehkan untuk beraktivitas dan menggelar kegiatan.

Hanya, untuk wisata religi, masih diperbolehkan untuk warga lokal saja. “Balai Jagong di masa perpanjangan nanti akan kami tutup terlebih dahulu,” jelas dia.

Hartopo menambahkan, walau Kudus tidak masuk dalam zona merah, pihaknya tetap memberlakukan PPKM. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi di mana Kudus diapit oleh kabupaten-kabupaten berstatus zona merah.

“Ini untuk antisipasi, memang sedikit aneh Kudus yang tidak ikut zona merah tapi ikut PPKM,”tandasnya.

Diketahui, Kabupaten Kudus melaksanakan PPKM sesuai Surat Edaran Gubernur Jateng Nomor 443.5/0000429 tertanggal 8 Januari 2021, sejak Senin (11/1/2021).

Sejumlah pembatasan-pembatasan pun akan diterapkan mulai dari sektor ekonomi hingga sektor sosial.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...