Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Togel Masih Marak di Grobogan, NU-Muhammadiyah Desak Polisi Tegas

Ilustrasi

MURIANEWS, Grobogan – Masih maraknya aksi perjudian di Kabupaten Grobogan, terutama togel membuat dua ormas Islam di Grobogan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah prihatin. Dua organisasi itu pun mengeluarkan pernyataan sikap, Senin (18/1/2021).

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Grobogan meminta polisi tegas untuk langsung bertindak secara hukum.

Pernyataan sikap ini ditandatangani Ketua PCNU Abu Mansur dan sekretarisnya Afrosin arif serta Ketua PDM Jati Purnomo dan sekretarisnya Ahmadi Widodo.

“Kami juga mengharapkan lingkungan terdekat, seperti RT, RW, desa dan kelurahan untuk mengingatkan agar para agen judi untuk tidak membuka praktik perjudian,” kata Sekretaris PCNU Grobogan Afrosin Arif.

Ia menegaskan, dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum menentu, serta adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang menjadikan ekonomi rakyat semakin berat, memicu beberapa orang berpikir praktis dan spekulatif.

Salah satu di antaranya adalah hadirnya perbuatan judi dalam bentuk togel yang tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat Grobogan.

“Dari hasil pantauan PCM Muhammadiyah dan MWC NU se-Kabupaten Grobogan,  ada praktek judi togel tersebut. Kami telah, sedang dan akan terus melakukan dakwah ke umat terkait bahaya dan kerugian judi. Namun, kegiatan ini harus diiringi dengan ketegasan aparat,” tegasnya.

Menurut Afrosin, semua perjudian hukumnya haram dan tidak ada kekuatan yang bisa mengubah yang haram menjadi halal. Oleh sebab itu, menghilangkan atau melawan keharaman itu wajib hukumnya.

“Praktik perjudian, seperti togel ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya akhlak generasi muda Indonesia. Judi togel ini termasuk jenis penyakit wabah yang sewaktu-waktu bisa merusak akhlak masyarakat. Untuk itu, pemerintah harus bisa memberantasnya. Kalau tidak segera ditutup maka akan semakin menjamur dan sulit untuk memberantasnya,” sambungnya.

Ia menyebut, pernyataan sikap bersama ini dilakukan semata-mata karena PCNU dan PDM masih percaya kepada aparat pemerintah.

“Apabila tuntutan ini tidak segera ditindaklanjuti maka kami akan berkoordinasi dengan berbagai ormas untuk melakukan gerakan berantas perjudian ini,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...