Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

MDMC Kudus Kirim Relawan SAR Bantu Korban Gempa Mamuju-Majene

Achmad Faisal (topi hitam tas hijau nomor dua dari kanan) bersama tim Alfa SAR Muhammadiyah Jateng tiba di Mamuju, Senin (18/1/2021) siang. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kudus mengirim relawan ke daerah terdampak bencana di Mamuju-Majene. Satu relawan dari MDMC Kudus itu bernama Achmad Faisal.

Faisal bergabung bersama tim Alfa SAR Muhammadiyah Jawa Tengah dan akan bertugas selama 14 hari untuk membantu tugas Badan SAR Nasional (Basarnas) di wilayah terdampak gempa di Mamuju-Majene. Pada Senin (18/1/2021) siang ini tim Alfa SAR Muhammadiyah Jawa Tengah baru saja mendarat di Mamuju.

Wakil Ketua MDMC Kudus Satriyo Yudo Budi Wicaksono mengatakan, Faisal merupakan sosok yang memiliki pengalaman untuk bertugas di daerah bencana skala nasional.

“Yang kami terjunkan memang yang sudah punya spesifikasi untuk penanganan bencana skala nasional. Faisal lulusan Diklat Dasar Gunung tahun 2017, kemudian Diklat Madya Gunung 2018, dan terakhir Diklat Instruktur SAR Muhammadiyah tahun 2020,” katanya, Senin (18/1/2021).

Dia menyampaikan, untuk penanganan bencana skala nasional harus memiliki kriteria pengalaman operasi SAR baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi. Beberapa waktu lalu Faisal juga turut serta saat penanganan bencana tanggul jebol di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Jati, Kudus.

“Faisal juga jadi driver perahu karet andalan kami. Kemarin bersama BPBD Kudus juga ikut saat penanganan bencana tanggul jebol di Goleng,” terangnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa Faisal merupakan sosok yang aktif dan selalu siap menerima perintah. Bahkan, Faisal beberapa waktu lalu mengajukan diri agar dikirim ke Mamuju-Majene.

“Faisal yang mengajukan diri agar dikirim ke sana. Harapan kami bisa maksimal selama menjalankan misi di Mamuju-Majene,” harapnya.

Sementara itu, Ketua MDMC Jawa Tengah Naibul Umam menyampaikan bahwa Achmad Faisal sudah memenuhi kualifikasi untuk penanganan bencana skala nasional.

“Dia (Achmad Faisal) instruktur SAR. Kualifikasinya manajemen operasi pencarian, pertolongan dan evakuasi. Pengalaman dan kualifikasinya sudah memenuhi,” katanya, Senin (18/1/2021).

Naibul berharap Achmad Faisal dapat menjalankan tugas dengan baik. “Semoga menjalankan tugas dengan baik. Pulang ke Kudus selamat dan sehat walafiat,” imbuhnya.

Sebagai informasi, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). Gempa terjadi sekitar pukul 02.28 WIB.

Sehari sebelumnya atau Kamis (14/1/2021) Majene juga telah diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,9 sekitar pukul 13.35 WIB. Akibat gempa di dua daerah ini puluhan orang telah dilaporkan meninggal dunia

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...