Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pandemi, Jumlah Pengangguran di Kudus Meningkat

Seorang pekerja sedang membuat roti. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Angka pengangguran di Kabupaten Kudus pada 2020 meningkat sebesar 1,73 persen jika dibandingkan tahun 2019 lalu. Hal ini disebabkan karena adanya dampak pandemi Covid-19.

Pada tahun 2020 ini persentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kudus tercatat sebesar 5,53 persen dari jumlah penduduk. Atu jumlahnya sebanyak 28,34 ribu orang pengangguran.

Sementara pada 2019 silam hanya 3,80 persen atau jumlahnya sebanyak 18,55 ribu orang.

Naiknya angka pengangguran ini disebabkan karena banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan, karena terdampak pandemi. Termasuk banyak pekerja kena PHK oleh perusahaan.

Koordinator Fungsi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus Ida Sofiarini menyampaikan beberapa masyarakat yang terdampak adanya pandemi. Mereka berasal dari berbagai kalangan seperti pedagang jajanan, pegiat budaya, dan karyawan perusahaan.

“Pedagang jajan di sekolah kan terdampak karena tidak bisa jualan karena sekolah tidak ada pembelajaran tatap muka. Kemudian mereka yang bekerja di jasa angkutan juga sepi penumpang. Selain itu ada karyawan yang di PHK oleh perusahaan, pegiat budaya yang tidak dapat pentas, maupun mereka yang bekerja di jasa orkes juga terdampak,” katanya, Senin (18/1/2021).

Dia menambahkan, usia pengangguran itu dihitung mulai usia 15 tahun ke atas. Sebab, angkatan kerja yakni mereka yang berusia 15 tahun ke atas, baik sedang bekerja maupun menganggur.

“Penghitungannya dari usia 15 tahun ke atas. Jadi penghitungan penganggurannya dimulai dari penduduk usia 15 tahun ke atas,” terangnya.

Lebih lanjut, berdasarkan data yang didapatnya jumlah pengangguran laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan pengangguran perempuan. Perbandingannya yakni 6,34 persen berbanding 4,57 persen.

“Untuk tingkat pengangguran terbanyak di Kudus berasal dari tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA). Jumlahnya 31,36 persen,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...