Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

32 Kasus Baru Covid-19 Muncul di Kudus, Kini Ada 471 Pasien Aktif

Sejumlah warga tengah mengikuti uji swab di Polsek Gebog Kudus beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Kasus terkonfirmasi corona di Kabupaten Kudus bertambah 32 orang pada Minggu (18/1/2021) malam. Keseluruhannya, berasal dari dalam wilayah.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi menyebut, adanya 32 kasus baru menambah jumlah pasien aktif terkonfirmasi corona menjadi 471 orang.

Rinciannya, kata dia, ada sebanyak 347 pasien menjalani isolasi mandiri dan sisanya 124 orang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan penanganan corona di Kudus.

“Sementara total kasus di Kudus kini tembus 4.296 kasus,” ujar Andini Senin, (18/1/2021) pagi.

Dari jumlah tersebut, rinci dia, juga sudah termasuk 3.407 pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari corona. Serta, ada sebanyak 418 pasien yang meniggal dunia.

“Kami terus berupaya menaikkan angka kesembuhan pasien dan menekan angka kematiannya, untuk kasus sembuh semalam bertambah 56 orang. Sementara pasien meninggal bertambah satu orang,” rinci Andini.

Selain tengah mengawasi pasien positif, pihaknya kini juga masih memantau sebanyak 2.252 kontak erat. Kemudian juga ada sebanyak 295 suspek dan 79 probable.

Dari 238 suspek dalam wilayah sebanyak 147 dirawat dan 148 isolasi mandiri. “Untuk 79 kasus probable dalam wilayah, semuanya meninggal dunia,” sambung Andini.

Pihaknya pun berharap kepada masyarakat untuk tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan.

Terlebih ketika masyarakat berada dalam kegiatan di luar rumah. Mereka sangat diminta untuk memakai masker dan mencuci tangan sebelum atau setelahnya.

“Serta tetap berupaya untuk menjaga jarak,” kata dia.

Para pasien yang kini tengah dirawat di rumah sakit juga terus diupayakan kesembuhannya. Oleh karena itu pihaknya berharap semua pasien yang menjalani isolasi mandiri untuk tetap bisa menerapkan isolasinya dengan maksimal.

“Hal tersebut guna mencegah penularan corona yang lebih luas lagi,” tandasnya.

 

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...