Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Permintaan Darah untuk Kasus DBD Meningkat, Stok Darah PMI Kudus Menipis

Petugas PMI Kudus menggelar donor darah di area Samsat Kudus belum lama ini. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Permintaan darah untuk pasien demam berdarah berdampak pada stok darah yang terdapat di Palang Merah Indonesia (PMI) Kudus. Per hari ini total kantong darah yang dimiliki PMI Kudus hanya berjumlah 139 kantong.

Jumlah tersebut terbilang minim. Sebab, kondisi normal seharusnya stok darah yang tersedia sebanyak 200 kantong.

Per hari ini, stok kantong darah di PMI Kudus hanya tersedia 139 kantong. Tediri dari golongan darah A 57 kantong, golongan darah B 28 kantong, golongan darah AB 0 kantong, dan golongan darah O 54 kantong.

Humas unit donor darah PMI Kabupaten Kudus Praptiningsih mengatakan stok darah PMI saat ini terbilang menipis. Penyebabnya karena permintaan darah untuk pasien demam berdarah di Kota Kretek meningkat.

“Selain itu dari luar Kudus juga banyak yang minta. Kalau permintaannya banyak tapi stok kami segini jelas sangat tipis,” katanya, Minggu (17/1/2021).

Praptiningsih menambahkan, permintaan dari pihak rumah sakit untuk ketersediaan bank darah di masing-masing rumah sakit juga terus berlanjut. Permintaan itu berasal dari RSUD Loekmonohadi, Rumah Sakit Mardirahayu, dan Rumah Sakit Islam Sunan Kudus.

Lebih lanjut, Praptiningsih mengatakan bahwa minimnya pendonor karena masyarakat masih merasa takut dengan adanya pandemi Covid-19. Padahal menurut Praptiningsih pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan selama mengadakan kegiatan donor darah.

Menurut dia kegiatan pendonor dari pihak swasta yang masih berjalan hanya dari PT Djarum. Sedangkan untuk perusahaan dan universitas di Kudus sudah tak lagi menyumbangkan pendonor darah. Hal ini lantaran adanya Penerapan Pembataan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kudus.

Praptiningsih berharap ke depannya masyarakat tidak perlu takut untuk melakukan donor darah walaupun saat ini sedang masa pandemi Covid-19. “Supaya dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...