Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tiga Tukang Bangunan di Grobogan Kesetrum Saat Bekerja, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Warga menunjukkan lokasi tiga pekerja yang kesetrum. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Kecelakaan kerja menimpa tiga tukang bangunan yang sedang mengerjakan proyek pembangunan ruko di Desa Jangkungharjo, Kecamatan Brati, Grobogan, Jumat (15/1/2021). Di mana, ketiga pekerja bangunan itu sempat tersengat listrik saat bekerja.

Beruntung, peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, satu orang di antaranya mengalami luka-luka, sehingga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban luka-luka diketahui bernama Muhammad Samsun Dhuha (27). Sedangkan dua tukang yang sempat lemas tetapi tidak mengalami luka-luka adalah Suyono (38), dan Purwanto (36). Ketiga tukang batu itu merupakan warga Desa Jangkungharjo.

Kapolsek Brati Iptu Zainal Abidin mengatakan, kecelakaan kerja yang tidak disengaja itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, Suyono bertugas mengaduk material di bagian bawah.

Sementara dua temannya, Dhuha dan Purwanto berada di atas perancah atau steger dan bertugas menarik adukan material yang sudah ditaruh dalam ember menggunakan besi sepanjang sekitar tiga meter dan ujungnya dikasih pengait.

Saat menarik adukan material dari bawah inilah, tiba-tiba terdengar bunyi letusan akibat besi yang digunakan menarik ember menyentuh kabel listrik.

Akibat kejadian ini, Dhuha terpental dan jatuh dari steger. Sedangkan Purwanto yang saat bekerja memakai sepatu tidak sampai terpental, tetapi kondisinya sempat lemas.

Sementara Suyono yang ada di bawah juga sempat terpental dan lemas karena saat itu tangannya sempat memegang tiang stager.

Tidak lama setelah kejadian, beberapa warga sekitar segera berdatangan ke lokasi karena sebelumnya sempat mendengar bunyi letusan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Setelah melakukan pemeriksaan di lokasi, satu pekerja yang bernama Muhammad Samsun Dhuha segera dilarikan ke RSUD Purwodadi karena mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya.

Sedangkan dua pekerja lainnya, yakni Suyono dan Purwanto yang hanya mengalami lemas tanpa luka bakar selanjutnya diantarkan pulang ke rumahnya masing-masing.

“Diduga para korban ini tersengat aliran listrik ketika sedang menarik adukan di bawah menggunakan besi panjang yang menyentuh kabel PLN. Terkait kejadian ini, kami mengimbau pada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di dekat jaringan listrik,” katanya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...