Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jepara Catat Penambahan 95 Kasus Baru Covid-19, Vaksin Diperkirakan Februari

MURIANEWS, Jepara – Kabupaten Jepara mencatat penambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19 dalam jumlah besar, Rabu (13/1/2021) malam. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jepara, mengumumkan adanya 95 kasus baru terkonfirmasi Covid-19. Jumlah ini merupakan yang terbanyak di Jepara.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara, Moh Ali menyatakan, dari 95 kasus baru yang terjadi, 88 kasus di antaranya melibatkan masyarakat Jepara. Sedangkan sisanya merupakan warga dari luar Jepara yang kebetulan dirawat di Jepara.

Banyaknya yang terkonfirmasi positif Covid-19 menurut Moh Ali, bisa terjadi karena hasil lab tersebut berasal dari sample swab yang banyak.

“Jadi untuk hasil lab terakhir yang kami sampaikan semalam, itu merupakan hasil pemeriksaan dari 400-an lebih sample swab. Makanya hasilnya juga banyak. Dari 95 itu, sebanyak 88 di antaranya merupakan warga Jepara,” ujar Moh Ali, Kamis (14/1/2021).

Tambahan kasus baru yang muncul pada Rabu (13/1/2021) membuat jumlah keseluruhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jepara menembus angka 4.993, dan semakin mendekat untuk tembus pada angka 5.000 kasus.

Dari jumlah tersebut sebanyak 4.772 di antaranya melibatkan warga Kabupaten Jepara. Sedangkan sisanya merupakan warga dari luar Jepara.

Sementara itu, terkait dengan rencana distribusi Vaksin Covid-19, Moh Ali menyatakan masih menunggu droping vaksin dan petunjuk lebih lanjut dari pemerintah. Namun dari informasi sementara, kemungkinan besar distribusi Covid-19 di Jepara dimungkinkan dilaksanakan pada awal Februari mendatang.

“Soal vaksin, kami masih menunggu droping dari pemerintah. Mungkin awal Februari. Nantinya kan semua yang memberikan petunjuk tehnisnya dari pemerintah pusat. Termasuk siapa yang akan menerima vaksin, yang menentukan dari pusat,” jelas Moh Ali.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...