Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pembacok Warga Kudus di Bendanpete Jepara Diringkus Polisi di Tangerang

MURIANEWS, Jepara – Pelaku pembacokan Nur Hasan (24), warga Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, akhirnya ditangkap Polisi. Pelaku berinisial E (25), warga Desa Bendanpete, Kecamatan Mayong, Jepara itu dilakukan di Tangerang, Rabu (13/1/2021) malam.

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Djohan Andika membenarkan kabar ini. Namun pihaknya belum bersedia memberikan keterangan lebih lannjut terkait penangkapan tersangka.

Pihaknya mengaku masih akan melakukan penanganan lebih lanjut terhadap tersangka. Sedangkan untuk keterangan lebih lanjut akan disampaikan oleh Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko.

Baca: Warga Sidorekso Kudus Dibacok di Bedanpete Jepara, Pelaku Masuk DPO

“Iya memang benar sudah tertangkap. Tersangka ini ditangkao di Tengerang. Namun untuk keterangan lebih lanjut nanti nunggu dari bapak Kapolres Jepara saja ya,” ujar AKP Djohan Andika, Kamis (14/1/2021).

Sejak kejadian pada 26 Desember 2020, penanganan kasus ini memang masih terus dilakukan Polres Jepara. Tersangka diketahui sejak kejadian itu langsung melarikan diri.

Polisi berusaha keras untuk bisa menemukannya. Setelah 19 hari, akhirnya upaya tersebut membuahkan hasil. Tersangka berhasil ditangkap di Tangerang, Rabu (13/1/2021) setelah dilakukan pengejaran.

Baca: Warga Kudus Korban Pembacokan di Bendanpete Jepara Meninggal Dunia

Seperti diketahui, Nur Hasan, warga Kaliwungu, Kudus, diketahui oleh beberapa saksi dibacok oleh tersangka menggunakan senjata tajam jenis clurit. Kejadian tersebut berlangsung di Pos Ronda Pasar Gandu, Desa Bandanpete, pada 26 Desember 2020, malam.

Saat itu Nur Hasan tengah nongkrong bersama empat orang rekannya. Meski sudah tinggal di Kaliwungu, Kudus, korban sebelumnya memang warga Bendanpete, dan masih sering mengunjungi teman-temannya.

Saat kejadian, tersangka datang bersama seorang temannya menggunakan kendaraan sepeda motor. Lalu, tersangka mencoba mengajak pergi korban, namun ditolak.

Saat itu terjadi adu mulut hingga akhirnya tersangka mengeluarkan clurit dan membacok korban. Korban terkena bacokan pada bagian paha, dan mencoba menyelamatkan diri dengan berlari bersembunyi. Meski sempat mengejar korban, tersangka kemudian pergi, setelah tidak berhasil menemukan korban.

Korban Nur Hasan lanhsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Mayong oleh rekan-rekannya yang melihat langsung kejadian ini. Kemudian korban dirujuk ke RS Mardi Rahayu, Kudus. Meski begitu, korban akhirnya meninggal dunia setelah dirawat selama 10 hari

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...