Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sepasang ABG Diamankan, Diduga Pelaku Pembuangan Bayi di Grobogan

MURIANEWS, Grobogan – Kasus penemuan mayat bayi di bawah jembatan di perbatasan wilayah Kecamatan Wirosari dengan Kecamatan Ngaringan, Grobogan mulai mendapat titik terang. Pihak kepolisian sudah mengamankan orang yang diduga sebagai pelaku pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut.

Dua orang yang diamankan ini masih anak baru gede (ABG). Yakni, satu orang pria dan satu orang perempuan. Kedua orang ini merupakan warga Kecamatan Wirosari dan Kecamatan Ngaringan.

Keduanya sama-sama berusia sekitar 14 tahun. Kedua ABG ini statusnya masih pelajar kelas III SMP.

Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan membenarkan jika pihaknya sudah mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku pembuangan bayi tersebut. Hanya saja, Jury belum bisa memberikan keterangan lebih jauh.

“Dua orang yang kita amankan statusnya masih di bawah umur karena usianya masih sekitar 14 tahun. Sampai saat ini, dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Grobogan masing mendalami kasus pembuangan bayi tersebut,” jelasnya.

Seperti diberitakan, mayat bayi itu ditemukan warga di pinggir sungai di bawah sebuah jembatan, Rabu (13/1/2021). Lokasi penemuan mayat berada di tenggangan kawasan hutan pada perbatasan wilayah Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari dengan Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan.

Baca: Mayat Bayi Ditemukan Terbungkus Plastik di Bawah Jembatan di Grobogan

Informasi yang dihimpun menyebutkan, mayat bayi itu ditemukan warga yang hendak buang air di bawah jembatan sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, warga tersebut sempat mencium bau menyengat.

Setelah ditelusuri, bau itu diperkirakan berasal dari kantong plastik warna hijau yang ada di bawah jembatan. Saat diperiksa, dalam kantong plastik itu terdapat mayat bayi laki-laki yang dibalut jaket warna hitam.

Peristiwa penemuan mayat bayi kemudian itu dilaporkan pada pihak perangkat desa Sumberagung dan selanjutnya diteruskan pada pihak kepolisian.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...