Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Cegah Efek Samping, Tiga Hari Sebelum Vaksin Covid Wajib Jaga Kondisi Tubuh

MURIANEWS, Kudus – Vaksinasi Covid-19, Rabu (13/1/2021) dimulai oleh Presiden Joko Widodo. Secara bertahap vaksinasi ini juga akan digelar di seluruh Indonesia.

Nantinya warga juga akan mendapat jatah vaksin. Namun ada yang perlu diperhatikan sebelum menjalani suntik vaksin.

Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Dony Wicaksana mengatakan  sebelum divaksin, masyarakat harus menjaga kondisi tubuh tiga hari sebelum divaksin. Pun setelah divaksin, masyarakat juga harus menjaga kondisi tubuh.

“Supaya kondisi fit. Bisa dilakukan dengan cara makan teratur, berolahraga misalnya senam pagi dan berjemur di pagi hari. Dan ditambah istirahat yang cukup,” katanya, Rabu (13/01/2021).

Proses vaksinasi, dalam hal ini vaksin produksi Sinovac yakni merupakan proses penyuntikan virus mati ke dalam tubuh. Ada efek samping yang ditimbulkan dari penyuntikan vaksin ini. Mulai dari efek samping ringan hingga berat.

Dokter Dony juga menyarankan agar masyarakat yang memiliki riwayat penyakit disarankan untuk cek laboratorium terlebih dahulu. Tujuannya untuk memastikan kondisi apakah bisa langsung divaksin atau harus ditunda dahulu lantaran ada riwayat penyakit.

“Misalnya kita ragu dengan kondisi kita saat akan divaksin, nah kita bisa periksa dulu cek laborat. Misal punya riwayat diabetes ketika dicek gulanya 300 atau 400 itu kan tidak boleh langsung divaksin. Harus ditunda sampai kondisinya baik untuk angka gulanya di 200 dulu,” terang dia.

Baca: Orang dengan Kondisi Ini Tak Boleh Divaksin Covid-19, Ini Alasannya

Lebih lanjut, menurut dr Dony setelah divaksin pun masyarakat harus tetap menjaga kondisi. Sebab, efek samping ringan hingga berat masih bisa ditimbulkan ketika daya tahan tubuh tidak dalam performa terbaik.

Beberapa efek samping yang berpotensi muncul setelah divaksin yakni pegal-pegal, flu, demam, gatal-gatal, dan efek samping lainnya.

“Karena vaksin itu membentuk antibodi. Sehingga dibutuhkan daya tahan yang baik untuk meminimalisir efek samping seperti pegal-pegal, flu, demam, gatal-gatal, hingga anafilaksis. Yakni alergi berat yang bisa menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan jika tidak segera tertangani,” ujarnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...