Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pencari Kartu Kuning di Kudus Didominasi Perempuan untuk Kerja di Pabrik

MURIANEWS, Kudus – Pembuatan kartu kuning atau kartu yang digunakan sebagai tanda pencari kerja yang juga dikenal sebagai AK1 mulai ramai di awal tahun 2021 ini. Di Kota Kretek, permintaan kartu kuning didominasi kaum hawa yang sedang mencari kerja.

Rata-rata mereka mencari kerja di pabrik yang berada di Jepara. Dar pengamatan MURIANEWS di Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kudus, Rabu (13/1/2021) terdapat beberapa orang yang tengah mengantre membuat AK1. Kebanyakan mereka yang mengantre merupakan perempuan.

“Kebanyakan yang membuat AK1 perempuan yang baru lulus SMA/SMK. Kebanyakan dari mereka larinya ke Jepara untuk kerja di pabrik,” kata Kasi Informasi Pasar Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri (IPK-PTKDN) Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kudus, Evita Dewi.

Menurutnya, dalam sehari pembuat AK1 rata-rata ada 40 orang. Sebanyak 60 persennya didominasi oleh perempuan.

Untuk syarat yang harus dipenuhi ketika hendak membuat AK1 yakni fotocopy KTP, fotocopy ijazah terakhir, fotocopy pas foto berukuran 2X3 dengan latar belakang merah atau biru.

Menurut Evita, masa berlaku AK1 itu selama dua tahun. Setelah dua tahun, AK1 dapat diperpanjang. Dia juga menyarankan agar pencari kerja langsung datang ke kantor dinas agar langsung dilayani pembuatan AK1.

Jam pelayanan dibuka pukul 08.00 sampai 14.00 WIB pada Senin hingga Kamis. Sedangkan pada Jumat dibuka pukul 08.00 sampai 10.30 WIB.

“Untuk lulusan SMA dan SMK yang akan mencari kerja bisa langsung datang saja ke sini untuk membuat AK1. Yang penting ber-KTP warga Kudus. Di sini juga ada beberapa info lowongan kerja,” pungkasnya.

Salah seorang yang tengah antre membuat AK1 bernama Siti Nurjannah asal Jekulo. Dia mengurus AK1 untuk melamar pabrik di Jepara.

“Mau buat melamar kerja di pabrik yang ada di Jepara. Sampai sini jam sembilan. Harapannya bisa langsung digunakan AK1 nya,” terangnya.

Hal serupa disampaikan oleh Pipit Amalia Safitri asal Desa Klaling yang juga mengurus pembuatan AK1 untuk melamar kerja di pabrik yang ada di Jepara.

“Mau buat nglamar kerja di Jepara. Harapannya supaya bisa langsung dipakai untuk melamar kerja,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...