Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Jepara Sosialisasikan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan 2021

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Jepara menggelar sosialisasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari dengan menerapkan protokol Covid-19, mulai Senin (11/1/2021) hingga Kamis (14/1/2021), di Gedung Shima Jepara.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Jepara, Hasannudin Hermawan mengatakan, kegiatan sosialisasi diikuti Kasubag rencana dan evaluasi (renval), dan admin RUP di masing-masing Perangkat Daerah.

Selain itu juga diikuti, kecamatan, Puskesmas, dan SMP di Jepara. Selain sosialisasi, dalam kesempatan ini sekaligus juga dilakukan Input SIRUP 2021 ini.

Dijelaskan oleh Hasanudin Hermawan, pada hari pertama dan kedua, kegiatan ini diikuti oleh pejabat renval dari masing-masing dinas. Seperti DPUPR, Disperkim, Dishub, Disparbud, Diskominfo dan Kecamatan.

Sedangkan untuk hari ketiga dan keempat, akan diikuti pejabat bidang kesehatan atau Dinkes (Dinas Kesehatan), dan bidang pendidikan. Pejabat fungsional pengadaan yaitu Eri Nugrahani, Nuril Fifana, dan Muhamad Ridwan, dihadirkan sebagai nara sumber.

“Sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Nomor : 027/015 tanggal 5 Januari 2021 tentang Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa, perangkat daerah diberikan batas waktu untuk melakukan input SIRUP hingga tanggal 31 Januari 2021. Karena itu diharapkan semua segera menyusun SK Perangkat Kegiatan 2021 yang meliputi PPKom, PPTK, PPHP/PjPHP, tim teknis, sebagai kelengkapan administrasi dalam input sirup 2021,” kata Hasanudin, Selasa (12/1/2021).

Disampaikan juga, sebenarnya para pejabat pembuat komitmen (PPKom) yang ada di setiap dinas/OPD sudah memiliki tingkat pemahaman yang baik terkait SIRUP. Namun demikian, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan akan semakin meningkatkan kemampuan RUP salah satunya dalam pemilihan pemaketan.

“Bila ada PPKom yang memiliki keraguan dan kurang paham dalam hal ini kami bagian PBJ selalu siap membuka diri dalam memberikan pembinaan dan informasi. Karena ini sangat penting, sebab kalau RUP tidak beres tentu lelang tidak bisa dilaksanakan,” jelas Hasanudin Hermawan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...