Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Buang Air Besar di Sungai, Nenek di Nalumsari Jepara Hilang Terseret Banjir 

MURIANEWS, Jepara – Seorang nenek warga Desa Nalumsari, Jepara, bernama Kasminah (70), dikabarkan terseret air bah di Sungai Tunggul, Nalumsari, Senin (11/1/2021) pagi. Hingga kini upaya pencarian terhadap Mbah Kasminah masih terus dilaksanakan oleh Tim SAR Gabungan Jepara.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Kusmiyanto, kejadian ini diketahui pertama kali okeh Sumanah (39) salah seorang tetangganya. Pada sekitar pukul 06.00 WIB, Sumanah disebutkan mengetahui korban tengah berada di pinggir sungai.

Dari kebiasaan yang selama ini terjadi, korban diketahui biasa buang air besar di Kali Tunggul dan membuang sampah. Lokasi kejadian berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya.

Karena kebiasaan itu, Sumanah tidak menaruh curiga. Namun setelah beberapa waktu, ternyata Mbah Kasminah tidak kembali, dan akhirnya menimbulkan kecurigaan warga. Warga pun langsubg mendatangi lokasi. Saat itu, Mbah Kasminah sudah tidak ada di tempat.

“Saksi sempat kembali memastikan keberadaan korban. Namun sudah tidak ada dipinggir kali. Lebih terkejut lagi saat saksi mendapati kali ternyata sudah banjir besar, dan hanya mendapati sepasang sandal milik survivor. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pihak-pihak terkait,” ujar Kusmiyanto, Senin (11/1/2021).

Operasi pencarian korban akhirnya langsung digelar oleh BPBD Jepara bersama sejumlah relawan. Kegiatan ini dimulai setelah memastikan segala kemungkinannya.

Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah perahu karet untuk menyusuri aliran sungai Tunggul. Namun hingga berita ini dikirimkan, survivor belum diketahui keberadaannya,

Sementara itu, Petinggi Desa Nalumsari, Hartono membenarkan kejadian ini. Upaya pencarian masih terus dilakukan warga dan Tim SAR Gabungan.

Menurut Hartono, pihaknya juga sudah sampai di Desa Dorang, karena sebelumnya mendapatkan informasi seorang warga melihat ada seseorang yang terseret banjir. Namun karena air sangat deras, tidak bisa melakukan upaya pertolongan.

“Upaya pencarian masih terus dilakukan. Tim SAR Gabungang juga sudah berada di lokasi dan mulai melakukan penelusuran di aliran sungai. Kami dari warga juga membantu sedapat mungkin,” ujar Hartono, secara terpisah.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...