Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Prof Darsono Dilantik Jadi Rektor Baru Universitas Muria Kudus

MURIANEWS,Kudus – Prof Dr Darsono MSi  kini resmi menjabat sebagai rektor Universitas Muria Kudus (UMK) menggantikan rektor sebelumnya Dr Suparnyo yang jabatannya berakhir pada 2020. Prof Darsono akan menjabat dalam periode 2021-2025.

Pelantikan rektor baru ini dilakukan Ketua Yayasan Pembina UMK J Wahyu Wardhana di Auditorium UMK Sabtu (9/1/2021). Hadir pula dalam pelantikan tersebut Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jateng Prof Dr Ir M Zainuri DEA, Plt Bupati Kudus HM Hartopo, serta unsur forkopimda Kabupaten Kudus.

Prof Darsono mengatakan, dengan memprioritaskan kredo UMK MAJU, ia akan berupaya menjadikan universitas yang dipimpinnya semakin maju. Kata MAJU itu juga ia paparkan dalam beberapa makana.

Huruf ‘M’ menurut dia, membersamai sivitas UMK dalam menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan tinggi yang unggul, berbasis kearifan lokal dan berdaya saing global.

“Lalu ‘A’ yang berarti aktif  mencari dan memberi nilai tambah terbaik untuk UMK dalam peradaban maju dan produktif,” katanya.

Pelantikan Prof Darsono sebagai Rektor Universitas Muria Kudus periode 2021-2025. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Kemudian, “J” berarti meluaskan Jejaring UMK baik mitra lokal, baik dalam ataupun luar negeri untuk menunjang penguatan unggul bereputasi. Yang terakhir ada “U”, dengan arti Unggul berkarya  menjadi mantra sivitas UMK dalam bekerja.

“Mewujudkan UMK Maju harus mapan dalam kelembagaan, kuat, sehat dalam penganggaran, serta tanggung dalam persaingan lokal, nasional, ataupun internasional,” ucapnya.

Beberapa sektor, lanjut Darsono, juga masih perlu ditingkatkan. Seperti kualitas pendidikan, pengajaran,  penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sumber daya manusia, sarana prasarana, kemahasiswaan, alumni, kerja sama, kelembagaan hingga kesehatan anggaran.

“Belajar dari pandemi, secara keseluruhan meningkatkan daya resiliensi dan survalitas civitas UMK dengan peningkatan kapasitas penyediaan IT yang memadai,” ungkapnya.

Tak hanya itu, rektor baru ini pun juga memiliki banyak tantangan di Kudus yang merupakan second city. Yang paling penting, tentang tata kelola yang serba digital yang akan membuat tatanan UMK semakin kompleks.

“Bisa bertahan mencari mahasiswa yang berkualitas dan dengan output berdaya guna tinggi dan juga untuk bisa lebih berkontribusi terhadap wilayah layanan yang lebih spesifik, unik dan insentif,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam pengembangan pendidikan di Kudus, UMK memiliki keunggulan yang tidak dimiliki perguruan tinggi lainnya. Karena UMK didukung langsung oleh perusahaan-perusahaan besar level dunia yang berada di Kudus.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...