Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Orang dengan Kondisi Ini Tak Boleh Divaksin Covid-19, Ini Alasannya

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah saat ini tengah bersiap untuk melakukan program vaksinasi guna memutus penyebaran Covid-19. Pemberian vaksin akan dimulai oleh Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan pada 13 Januari 2020.

Namun teranyata tidak semua orang dapat diberi vaksin. Utamanya mereka yang memiliki riwayat penyakit dengan risiko kematian.

Direktur RS Aisyiyah Kudus dr Hilal Ariadi mengatakan ada beberapa kondisi orang tak bisa divaksin. Di antaranya orang yang memiliki riwayat penyakit seperti jantung, darah tinggi, kanker, ginjal, autoimun, tak boleh divaksin.

Termasuk juga penderita saluran pencernaan kronis, kelainan darah, hipertiroid, dan penderita gejala ISPA.

Selain itu untuk ibu hamil juga tidak diperbolehkan divaksin. Sedangkan untuk penderita diabetes melitus, HIV, dan penyakit paru-paru untuk ditunda terlebih dahulu. Dan dalam kondisi tertentu dapat diberi vaksin.

“Karena kondisi penerima vaksin ketika memiliki riwayat penyakit tersebut daya tahan tubuh lemah. Kalau kondisi lemah tidak boleh diberi vaksin. Karena bisa terjadi kontradiksi sehingga pasien bisa shock,” katanya.

Oleh sebab itu, sebelum divaksin harus dilakukan skrining. Hal itu untuk mengetahui kondisi pasien sebelum diberi vaksin.

Skrining tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, suhu, kondisi jantung, dan riwayat penyakit bawaan.

“Skrining bertujuan melihat kondisi pasien agar lebih aman ketika divaksin. Sebelum divaksin, pasien diberi formulir terlebih dahulu untuk diisi dan diketahui riwayat penyakit yang diderita,” terang Hilal.

Ditanya soal keefektifan vaksin, Hilal mengikuti anjuran pemerintah. Menurutnya vaksin yang direkomendasikan oleh pemerintah sudah melalui uji klinis dan uji kelayakan. Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak takut ketika nantinya divaksin.

Hal senada diutarakan Humas IDI Kudus dr Dony Wicaksana. Menurut dia, orang dengan riwayat penyakit yang berisiko kematian tidak boleh divaksin.

“Untuk komorbid (kelompok dengan risiko kematian atau penyakit berat) tidak dianjurkan divaksin. Ketika sedang demam juga tidak boleh divaksin. Karena pemberian vaksin akan ada efek samping baik itu paling ringan hingga berat,” terangnya.

Lebih lanjut, bagi yang tidak memiliki riwayat penyakit, dr Dony mengimbau agar tidak takut divaksin.

“Bagi masyarakat yang takut divaksin silahkan mencari informasi yang benar tentang vaksin. Kemudian jaga kondisi tubuh dengan cara makan bergizi, istirahat, dan berolahraga,” ujarnya.

Setelah divaksin dia juga menyarankan masyarakat agar mengikuti anjuran dokter. Selain itu, dr Dony juga berharap agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...