Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dukung PSBB, Pemkab Jepara Perketat Penerapan Protokol Kesehatan

MURIANEWS, Jepara – Dalam upaya menekan penyebaran virus corona, Pemerintah telah memutuskan akan menggelar pembatasan kegiatan masyarakat dengan aturan Pembatasan Sosial Berksala Besar (PSBB) di wilayah Jawa-Bali. Terkait dengan kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Jepara menyatakan siap melaksanakannya.

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengaku masih menunggu bagaimana kebijakan ini akan diterapkan. Sejauh ini, pihaknya baru mengetahui bahwa penerapan PSSB Jawa-Bali akan dilaksanakan mulai 11-25 Januari. Sedangkan bagaimana tehnis pelaksanaanya, masih belum ada pemberitahuan lebih lanjut.

Dari informasi yang ada, penerapan PSBB disebutkan diberlakukan di Jawa-Bali. Di Jawa Tengah sendiri, dari sosialiasi yang sudah dilakukan, baru menyebut Solo Raya, Semarang Raya, dan Banyumas Raya yang harus menerapkan PSBB.

Sedangkan wilayah Jepara yang masuk dalam Pati Raya, tidak disebut. Meski demikian, penerapan protokol kesehatan di masyarakat Jepara tetap akan ditingkatkan.

“Karena Jepara ini bagian dari Jawa Tengah, dan bagian dari Jawa dan sekaligus bagian dari Indonesia, maka kami tetap akan melaksanakan kebijakan ini. Bagaimana nanti yang akan dilaksanakan, tehnisnya kami masih menunggu lebih lanjut. Namun yang pasti, Jepara siap mendukung dan melaksanakan kebijakan penerapan PSBB ini,” ujar Dian Kristiandi, Jumat (8/1/2021).

Dikatakan oleh Dian Kristiandi, Satgas Penanganan Covid-19 Jepara, dalam hal ini masih terus melakukan upaya penanggulangan Covid-19. Pihaknya juga berharap, peran serta seluruh tokoh masyarakat dan agama di setiap lapisan untuk ikut mendorong masyarakatnya masing-masing agar terus meningkatkan penerapan protokol kesehatan. Hal yang sama juga diminta dilakukan oleh semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada.

Gerakan-gerakan untuk mengajak penerapan protokol kesehatan akan ditingkatkan. Terutama kegiatan penegakan disiplinnya di tengah masyarakat melalui Operasi Yustisi Protokol Kesehatan. Saat ini Kabupaten Jepara kembali berada di zona merah Covid-19. Sampai saat ini akumulasi kasus Covid-19 di Jepara mencapai 4.649 kasus. Dari angka itu, sebanyak 4.454 di antaranya adalah warga Jepara, sedangkan sisanya adalah warga dari luar Jepara.

Dari jumlah keseluruhan, sampai saat ini masih ada 1.028 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 masih dalam penanganan aktif. Sedangkan sebanyak 3.129 orang dinyatakan sembuh, dengan kasus kematian mencapai 297 orang.

“Nanti penegakan disiplin penerapan protokol kesehatan akan kami dorong lebih ketat lagi. Kita siapkan langkah-langkahnya. Bagaimana caranya agar penerapan protokol kesehatan bisa benar-benar dilaksanakan, akan kita dorong lebih kuat lagi,” tambah Dian Kristiandi.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...