Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jepara Gandeng Bulog Penuhi Kebutuhan Beras untuk Bantuan Sembako

MURIANEWS, Jepara – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos Permades) Jepara, menegaskan akan mengambil kebijakan baru, terkait program bantuan sembako di Jepara. Kebutuhan beras sembako akan dipenuhi dengan beras dari produksi petani Jepara sendiri dengan bekerjasama dengan Bulog.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsospermasdes Jepara Jepara, Mastukin menjelaskan, posisi Bulog dalam hal ini adalah sebagai manajer suplai untuk memenuhi kebutuhan beras di masing-masing E-Warung. Apalagi, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program ini melakukan pengambilan bantuan melalui E-Warung yang sudah ditunjuk.

“Kami sudah minta kepastian Bulog terkait komitmen memenuhi kebutuhan beras dari stok Gudang Bulog Rengging, Pecangaan, Jepara. Artinya, beras yang ada di Bulog ini bersumber dari serapan gabah petani di Jepara. Bulog sudah berkomitmen untuk itu. Selain itu, kemampuan produksi petani Jepara juga mencukupi,” kata Mastukin, Jumat (8/1/2021).

Berdasarkan data di Bulog, menurut Mastukin, serapan beras dari petani lokal Jepara mencapai 2.500 ton per bulan. Sementara rata-rata kebutuhan beras untuk Program Bantuan Sembako sekitar 2.000 ton per bulan.

Sehingga bisa dipastikan, ketersediaan beras di Bulog, mencukupi untuk digunakan sebagai penyuplai kebutuhan dalam program ini.

Program Bantuan Sembako sendiri merupakan program pemberian bantuan sosial kepada keluarga miskin dan rentan untuk mengurangi beban dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Jumlah bantuan yang diberikan sebesar Rp 200 ribu per bulan, ditransfer langsung ke rekening KPM yang berada di bank penyalur (BTN).  Dana inilah yang digunakan KPM untuk berbelanja komoditas bantuan di agen atau E- Warung yang ditunjuk BTN.

“Jadi masing-masing KPM bisa menggunakan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) yang berfungsi sebagai kartu ATM untuk melakukan pembayaran di E-Warung yang sudah ditunjuk. Setiap KPM bisa membeli sejumlah komuditas seharga 200 ribu setiap bulannya,” tambah Mastukin.

Di Jepara, awal tahun ini jumlah KPM penerima Program Sembako mencapai 140.408. Jumlah itu mengalami penurunan dibanding total penerima pada akhir tahun 2020 yang jumlahnya sebanyak 140.986.  Untuk memberikan layanan pengambilan bantuan kepada seluruh KPM, di Jepara terdapat 172 agen atau E-Warung, yang telah ditunjuk BTN.

Sedangkan posisi Dinsospermasdes Jepara dalam hal ini menjadi bagian dari Tim Koordinasi Bantuan Sosial Pangan Kabupaten Jepara. Tugasnya melakukan monitoring dan mengontrol kegiatan,  untuk memastikan Program Sembako berjalan sesuai ketentuan.

Sementara itu, terkait rencana penyaluran Program Bantuan Sembako tahun 2021 dipastikan akan tetap digulirkan. Surat dari Kemensos RI yang sudah terbit menyebutkan bantuan ke rekening PKM sudah disiapkan di bank penyalur, dalam hal ini BTN. Selanjutnya BTN akan melakukan transfer ke rekening KPM. Pada pertengahan Januari 2021, pengambilan bantuan di E-Warung diperkirakan sudah bisa dilakukan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...