Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jepara Siapkan 29 Faskes untuk Vaksinasi Covid-19

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyiapkan 29 fasilitas kesehatan (Faskes) untuk melakukan vaksinasi di Kota Ukir. Selain itu, pemkab juga telah menyiapkan petugas medis yang akan melakukan vaksinasi.

Persiapan tersebut dilakukan seiring rencana pemerintah pusat yang akan mulai melakukan vaksinasi mulai Kamis (14/`1/2021) mendatang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, dr M Fakhrudin menyebutkan, ke-29 faskes tersebut terdiri dari 22 puskesmas, lima rumah sakit, serta klinik polres dan kodim.

Seluruh Faskes yang disiapkan ini siap menampung dan mendistribusikan vaksin karena sudah memiliki peralatan pendingin vaksin yang memenuhi standar WHO.

Selain itu, semua Faskes yang sudah disiapkan juga memiliki tenaga kesehatan professional terlatih, yang bisa memberikan vaksinasi. Di masing-masing Puskesman bahkan sudah ada dua orang petugas terlatih yang disiapkan.

Dalam pekan ini, bahkan jumlahnya akan ditingkatkan menjadi lima orang tenaga kesehatan terlatih di tiap Puskesmas dan 10 orang di masing-masing Rumah Sakit.

“Rencananya akan dilakukan pelatihan lagi untuk tenaga kesehatan yang akan ditugaskan dalam proses pemberian vaksinasi. Dalam pekan ini sudah akan dilaksanakan dan segera siap pada waktunya nanti,” kata dr M Fakhrudin.

Ia menjelaskan, saat ini Vaksin Covid dari pemerintah sudah tersedia di Gudang Farmasi Provinsi Jawa Tengah. Rencananya, dalam waktu dekat ini akan segera didistribusikan ke masing-masing daerah.

“Untuk waktunya, kami masih menunggu. Yang pasti dalam waktu dekat ini,” ungkapnya

Ia pun menegaskan, vaksin Covid-19 ini sudah terjamin kualitasnya. Terlebih setelah mendapatkan lolos uji Emergency Use Authorization (EUA) dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

”Vaksin yang akan diberikan adalah dari sinovax berbasis virus yang sudah dimatikan (inactivated), dan akan diberikan dalam jumlah dua dosis dengan interval 14 hari,” ungkapnya.

Dari sisi penyipanannya, vaksin sinovax ini  paling sesuai dengan peralatan yang sudah ada di Indonesia. Vaksin ini hanya butuh suhu 2-8 derajat celcius untuk penyimpannya. Hal ini berebeda dibanding vaksin moderna yang harus disimpan pada suhu minus 20 derajat Celscius atau fizer yang butuh suhu minus 70 derajat celcius.

”Jadi ini lebih praktis dalam proses pendistribusian dan pemberiannya. Karena tidak perlu pengenceran dan pelarutan lebih dulu,” ujar dr M Fakrudin.

Ia menambahkan, untuk tahap pertama, vaksin Covid-19 di Jepara akan diberikan kepada 4.586 tenaga kesehatan. Selanjutnya, akan diberikan kepada petugas pelayanan publik, kelompok masyarakat rentan (di daerah apenularan tinggi) dan kelompok masyarakat lain yang disesuaikan dengan ketersediaan vaksin.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...