Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bebas Murni, Abu Bakar Ba’asyir Tak Wajib Lapor

MURIANEWS, Jakarta – Narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir menghirup udara bebas, Jumat (8/1/2021) pukul 05.20 WIB pagi tadi. Ia menjalani hukuman di LP Gunung Sindur selama sembilan tahun dari 15 tahun yang dijatuhkan setelah mendapatkan sejumlah remisi.

Karena berstatus bebas murni, salah satu pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo itu tak memiliki kewajiban lapor kepada pihak berwenang.

“Bahwa Abu Bakar Ba’asyir bebas murni dan tidak wajib lapor. Tanggung jawab kami sampai di sini, selanjutnya mungkin ada tindak lanjut dari pihak yang terkait,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti seperti dikutip Solopos.com.

Abu Bakar Ba’asyir menjalani pidana hukuman selama 15 tahun karena melanggar Pasal 15 jo. 7 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003. Pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) ini divonis dalam kasus mendanai pelatihan terorisme di Aceh dan mendukung terorisme di Indonesia.

“Saat ini kami ingin menyampaikan bahwa Bapak Abu Bakar Ba’asyir, Jumat tanggal 8 Januari 2021 sudah dibebaskan dari Lapas khusus Gunung Sindur, setelah menjalani putusan pidana 15 tahun, dan tadi memang sudah dibebaskan pukul 05.20 WIB,” kata Rika.

Abu Bakar Ba’asyir yang dijemput oleh pihak keluarga dan pengacara langsung menuju kediamannya di Sukoharjo, Jawa Tengah. Selama perjalanan, rombongan Abu Bakar Ba’asyir dikawal oleh BNPT dan Densus 88. Tidak ada jemaah atau pendukung Abu Bakar Ba’asyir di Lapas Gunung Sindur jelang kebebasannya.

“Tadi dijemput oleh tim pengacara, dan juga keluarga setelah itu setelah kita serah terima kepada keluarga. Selanjutnya keluarga Abu Bakar Ba’asyir didampingi tim pengacara dan juga keluarga untuk bertolak ke kediaman di Sukoharjo, itu didampingi. Diberi pengawalan oleh BNPT dan Densus 88,” ujar Rika.

Sementara itu, Kepala LP Khusus Klas II A Gunung Sindur, Mujiarto, mengatakan selain telah menyelesaikan administrasi, pembebasan Abu Bakar Ba’asyir (ABB) sudah sesuai dengan protokol kesehatan. Bahkan, Abu Bakar Ba’asyir juga telah menjalani rapid test antigen dan dinyatakan negatif.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...