Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bea Cukai Jateng DIY Amankan 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Rp 1,54 Miliar

MURIANEWS, Kudus – Petugas gabungan dari Kanwil Jateng DIY dan Bea Cukai Semarang berhasil mengamankan 2.3 juta batang rokok illegal yang diangkut truk dengan nopol asal Sumatera. Penangkapan itu terjadi di Gerbang tol Kalikungkang, Semarang, Sabtu (2/01/2021) pukul 02.15 WIB.

Menurut Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY pelaku peredaran rokok ilegal mencoba memanfaatkan libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru). Tujuannya untuk mengelabui petugas.

“Mereka mencoba memanfaatkan libur panjang Nataru. Berharap pengawasan petugas tidak seketat hari biasanya. Namun perkiraan mereka salah,” ujar Tri Wikanto, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY dalam siaran pers yang diterima MURIANEWS, Kamis (7/1/2021).

Tri Wikanto menambahkan, informasi yang diterima pihaknya truk yang mengangkut rokok illegal tersebut bergerak dari arah Jawa Timur dan akan diangkut menuju Sumatera. Sumatera dipilih sebagai tempat untuk memasarkan rokok ilegal tersebut.

“Dari penindakan tersebut berhasil diamankan rokok yang diduga illegal jenis SKM sebanyak 2.312.000 batang menggunakan merk “OK BOLD” dengan dilekati pita cukai yang diduga bekas. Nilai barangnya diperkiraan sebesar Rp 2,35 miliar dan total potensi kerugian negara yang diselamatkan mencapai Rp 1,54 miliar,” terang Tri Wikanto.

Sementara itu Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil BC Jateng DIY, Moch. Arif Setijo Nugroho menjelaskan kronologi kejadiannya. Menurut Arif, pada Jumat (1/01/2021) pukul 17.00 WIB pihaknya menerima informasi intelijen bahwa akan ada pengiriman rokok yang diduga ilegal menggunakan truk dengan ciri-ciri tertentu. Truk tersebut bergerak menuju Sumatera melalui Jawa Tengah.

“Pada 2 Januari 2021 pukul 02.15 WIB tim melakukan pemeriksaan dan penindakan terhadap truk yang mengangkut rokok dengan pita cukai yang diduga bekas di Gerbang Tol Kalikangkung,” jelasnya.

Dari situ, truk beserta sopir (AS) dan kernet (LH) serta barang hasil penindakan dibawa ke Kanwil Bea Cukai Jateng DIY untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Arif mengingatkan bahwa pelaku peredaran rokok illegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Dijelaskan di situ bahwa setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu tahun.

Dan paling lama lima tahun dan atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...