Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Kudus Korban Pembacokan di Bendanpete Jepara Meninggal Dunia

MURIANEWS, Jepara – Setelah dirawat intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Mardi Rahayu, Kudus, Nur Hassan (24) warga Kaliwungu, Kudus, akhirnya meninggal dunia. Nur Hasan merupakan korban pembacokan di Bendanpete, Mayong, Jepara, Jumat (26/12/2020) lalu.

Sesaat setelah dibacok oleh orang yang dikenalnya, korban sempat mendapatkan perawatan di RS Mardi Rahayu Kudus. Hanya saja, kondisinya memburuk hingga akhirnya meninggal dunia, Rabu (6/1/2021), petang.

Paman korban, Nurhadi menyatakan, sejak kejadian itu, korban mendapatkan perawatan secara serius. Sebab dari luka yang dideritanya di bagian paha, membuat keponakannya itu kehilangan banyak darah.

“Sejak masuk rumah sakit, kami belum sepenuhnya bisa berkomunikasi. Keponakan saya ini belum sepenuhnya dalam kondisi sadar. Hari ini akhirnya meninggal,” ujar Nurhadi, Rabu (6/1/2021), petang.

Baca: Warga Sidorekso Kudus Dibacok di Bedanpete Jepara, Pelaku Masuk DPO

Kondisi korban yang diketahui sudah memiliki anak berusia tiga tahun ini, sempat membaik dalam penanganan yang dilakukan oleh tim medis di RS Mardi Rahayu. Namun sejak beberapa hari, terakhir kembali memburuk. Terakhir, korban dinyatakan dalam kondisi kritis dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Korban sempat menjalani operasi pada luka yang dideritanya di bagian paha. Selain itu juga sudah dilakukan tranfusi darah, untuk mencukupi kebutuhan darah setelah dirinya kehilangan banyak darah akibat luka di bagian pahanya.

Transfusi darah dilakukan pada Senin (4/1/2021), dan sempat membuat kondisi korban membaik. Namun Rabu (6/1/2021) nasib berkata lain, yang bersangkutan meninggal dunia.

Kasus pembacokan terhadap Nur Hasan, yang merupakan anak tunggal dari Kasmuin (60), terjadi pada Jumat (26/12/2020) di Bendanpete, Mayong. Lokasinya di Pos Ronda Pasar Gandu, pada malam hari sekitar jam 21.00 WIB.

Korban memang beralamat di Kaliwungu, Kudus, namun sebelumnya memang merupakan warga Bendan Pete. Saat berkumpul dengan teman-temannya, pelaku datang dan mengajak pergi korban. Namun korban menolak, hingga akhirnya terjadi cekcok, dan berbuntut pembacokan.

Ada banyak saksi mata dalam kejadian tersebut, yang kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Mayong. Korban sempat berlari menyelamatkan diri dan dikejar pelaku, sebelum akhirnya bisa bersembunyi di halaman seorang warga.

Pelaku selanjutnya meninggalkan lokasi bersama rekannya. Sampai saat ini belum bisa dipastikan apa yang melatar belakangi kejadian ini. Polisi masih terus memburu keberadaan pelaku, yang langsung menghilang sejak kejadian itu.

Menyusul meninggalnya Nur Hasan, pihak keluarga menyatakan akan melakukan pemakaman almarhum pada Kamis (7/1/2021) pagi.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...