Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Proyek Drainase dan Trotoar Senilai Rp 21 Miliar Belum Rampung, LBH Ansor Pati Minta Klarifikasi DPUTR

MURIANEWS, Pati – Proyek pembangunan trotoar dan drainase di enam titik di Kabupaten Pati, hingga saat ini belum rampung 100 persen. Padahal, sesuai dengan kontraknya, proyek yang menelan dana hingga Rp 21 miliar itu harus selesai pada 31 Desember 2020 lalu.

Terkait hal ini, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Pati pun turut bersurat ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Pihaknya meminta klarifikasi lantaran proyek yang seharusnya selesai pada akhir 2020, nyatanya masih ada yang mangkrak dan mengganggu pengguna jalan.

“Kami minta klarisikasi, karena proyek yang dikerjakan molor dan belum selesai. Sekaligus kami juga meminta kejelasan terkait tindak lanjut dan tanggungjawab kontrak fisik paket,” ungkap Lukmanul Hakim, Sekretaris LBH Ansor Pati, Rabu (6/1/2021).

Surat tersebut, lanjutnya, hari ini sudah dikirimkan ke DPUTR Pati dengan tembusan ke Gubernur Jawa Tengah, DPRD Jateng, Bupati Pati, Inspektorat, Kejari, dan Polres Pati.

Menurutnya, permohonan klarifikasi ini lantaran dinilai ada hal-hal yang dapat merugikan negara dalam pelaksanaan proyek tersebut. Apalagi, kontrak yang seharusnya selesai tahun lalu, masih belum selesai hingga tahun ini.

Pembangunan yang belum selesai itu ada di tiga titik yakni Jalan KH Wachid Hasyim, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Jowonolo. Sementara tiga titik lain yang diduga material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi adalah di Jalan Pemuda, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Thamrin.

“Kami mempertanyakan tindak lanjut paket itu dan kami berharap diselesaikan secara bijak, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sehingga nantinya tidak ada yang dirugikan,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...