Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tembus 4.545 Kasus, Covid-19 di Jepara Jangkit Pejabat Hingga Warga Biasa 

MURIANEWS, Jepara – Perkembangan penyebaran Covid-19 di Jepara semakin meluas. Sampai Rabu (6/1/2021), jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terjadi di Jepara sudah tembus angka 4.545 kasus.

Pada data terakhir yang disampaikan Satgas Penanganan Covid 19 Jepara, Selasa (5/1/2021) ada tambahan 75 kasus baru. Dari jumlah tersebut 72 di antaranya menimpa warga Jepara dan tiga lainnya berasal dari luar Jepara.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara, Moh Ali menegaskan, saat ini Covid-19 sudah mewabah di hampir semua kalangan. Mulai dari pejabat, dokter, perawat, guru, hingga masyarakat biasa.

Sampai saat ini bahkan masih ada dokter dan pejabat yang masih harus menjalani perawatan, karena terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kalau siapa-siapa yang terkonfirmasi positif Covid-19, tentu kami tidak bisa memastikan secara terperinci. Karena data-data kami tidak menyebutkan pekerjaan, namun hanya alamat saja. Tapi memang harus diakui, saat ini memang sudah merambah ke semua kelompok masyarakat yang ada di Jepara,” ujar Moh Ali, Rabu (5/1/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Mundrikatun menyatakan, dengan meninggalnya perawat Hidayatussolihah maka hingga saat ini sudah ada tiga perawat yang meninggal. Sementara dari kalangan dokter sudah ada dua orang. Sedangkan dari bagian bidan ada satu yang meninggal.

Di luar tenaga kesehatan, sudah  ada dua pejabat yang meninggal dunia karena Covid-19. Pertama adalah Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali dan Camat Tahunan, Eko Kasiono.

Sampai sejauh ini juga ada pejabat lain yang sempat menjalani isolasi mandiri, karena Covid-19. Bahkan Asisten Sekda Jepara, Ashar Ekanto sampai saat ini masih menjalani perawatan.

“Kami kira, situasi ini memang sudah semakin memerlukan sebuah kerja kolektif dari seluruh lapisan masyarakat. Tidak bisa hanya kami saja yang melakukan upaya, tanpa ada partisipasi yang kongkrit dari masyarakat. Kami mohon, dari kejadian-kejadian ini bisa memberi kesadaran bagi kita semua untuk bisa bersama-sama menghadapi pandemic ini,” ujar Mundrikatun.

Di sisi lain, hingga Rabu (6/1/2021), jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 di Jepara secara keseluruhan mencapai 4.545 kasus. Dari jumlah ini, sebanyak 4.352 kasus diantaranya merupakan warga Kabupaten Jepara, dan sisanya merupakan warga dari luar Jepara. Sebanyak 1.000 orang sampai saat ini masih menjalani penanganan karena terkonfirmasi. Sedangkan 289 orang sudah meninggal dunia.

Sejumlah RS di Jepara dan RS luar Jepara, sampai saat ini juga masih sibuk menangani berbagai kasus terkait covid 19. Dari seluruh RS yang ada di Jepara dan luar Jepara, tercatat masih melakukan perawatan 151 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kemudian juga ada 47 orang yang dalam status suspect Covid-19 dirawat. Sebagian besar yang terkonfirmasi positif covid 19 atau sebanyak 82 orang, harus dirujuk ke RS luar Jepara yang lebih mumpuni dalam penanganannya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...