Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Sidorekso Kudus Dibacok di Bedanpete Jepara, Pelaku Masuk DPO

MURIANEWS, Jepara – Kasus penganiayaan terhadap Nur Hasan (24) warga Desa Sidorekso, Kaliwungu, Kudus, masih terus ditangani Polres Jepara. Penganiayaan yang berlangsung di Desa Bendanpete, Mayong, Jepara itu terjadi pada tanggal 26 Desember 2020. Sampai saat ini, korban masih dirawat di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus.

Menurut keterangan orang tua korban, Kasmuin, kondisi anaknya kembali memburuk, setelah dirawat selama kurang lebih 10 hari ini. Anak semata wayangnya itu, mengalami luka dibagian paha dan jari tangannya. Pada bagian paha, luka yang parah membuat kondisinya belum bisa stabil hingga saat ini.

“Paha yang terluka, sebelumnya sudah dilakukan operasi. Bahkan juga sudah dilakukan transfusi darah pada awal perawatan lalu. Kodisinya sempat membaik, namun kembali memburuk. Kami belum bisa berkomunikasi lagi karena kondisinya,” ujar Kasmuin, Rabu (6/1/2021).

Baca: Warga Kudus Korban Pembacokan di Bendanpete Jepara Meninggal Dunia

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Djohan Andika menyatakan, sampai saat ini pihaknya masih terus mencoba mengejar pelaku dalam kejadian ini. Pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku, setelah mendengar berbagai keterangan yang ada dari beberapa saksi dalam kejadian ini. Sampai saat ini pelaku masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polres Jepara.

“Masih kami tangani kasusnya. Kami belum bisa menyampaikan progresnya. Sebab kami masih mengejar pelakunya. Nanti kalau sudah ketemu, akan kami sampaikan,” ujar AKP Djohan Andika, terpisah.

Dari berbagai informasi menyebutkan, pembacokan terhadap Nur Hasan, terjadi di Desa Bendanpete, Mayong.  Korban sendiri sebenarnya juga berasal dari desa Bendan Pete. Saat kejadian, korban tengah ikut nongkrong di Pos Ronda di Pasar Gandu, desa setempat.

Pada saat asyik ngobrol, tiba-tiba pelaku yang diketahui berinisial E (25) datang dengan kendaraan sepeda motor, dan mengajak korban pergi. Pelaku E merupakan orang yang sudah dikenal oleh korban. Atas ajakan pelaku, korban menolak, hingga terjadi perang mulut.

Di tengah perang mulut itu, pelaku E kemudian mengeluarkan celurit dan langsung membacok bagian paha korban. Dalam posisi terluka, korban melarikan diri, namun masih dikejar oleh pelaku. Akhirnya korban berhasil bersembunyi di halaman salah satu warga, hingga akhirnya E meninggalkan lokasi bersama temannya.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Mayong, dan petugas yang datang kemudian membawa korban ke RS PKU Muhamadiyah Mayong. Karena kondisinya kritis, selanjutnya dibawa ke RS Mardi Rahayu, Kudus.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...