Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dua Terduga Teroris Tewas Tertembak, Diduga Terlibat Pengeboman Gereja di Filipina

MURIANEWS, Jakarta – Densus 88 Antiteror menangkap dua orang terduga teroris anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keduanya tewas ditembak karena melawan saat ditangkap.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, kedua terduga teroris tersebut diketahui bernama M Rizaldy S (46) dan Sanjai Ajis (23). Keduanya ditangkap di Villa Mutiara, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pukul 06.00 WIB, Rabu (6/1/2020) karena diduga terlibat pengeboman gereja di Jolo, Filipina, pada 2019.

“Saat ditangkap kedua pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dan senapan angin jenis PCP,” katanya seperti dikutip Detik.com.

Kedua terduga teroris ini juga diketahui memiliki hubungan mertua dan menantu. Sanjai Ajis diketahui menikah dengan putri kedua Rizaldy. Selain itu, Sanjai Ajis juga merupakan jemaah pengajian sang mertua.

”Sanjai Ajis ini menikahi putri kedua dari Bapak Rizaldi tahun 2018. Selain itu, ia juga jemaah pengajian Pak Rizldy,” ungkap seorang tetangga kedua terduga teroris, Surahman (50).

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu Urip Laksana menjelaskan, kedua terduga teroris ini tidak ada hubungannya dengan kelompok-kelompok dalam negeri. ”Ini kaitannya dengan pengeboman gereja di Jolo, Filipina. Jaringannya JAD,” ungkapnya.

Saat ini, tambah Witnu, polisi masih melakukan olah TKP dan penyisiran lokasi. Termasuk memeriksa beberapa saksi di lokasi.

“Sementara masih dalam pengembangan Kemudian masih dilakukan langkah-langkah olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi,” imbuh dia.

Kini kedua jenazah terduga teroris telah dievakuasi dan saat ini menjalani autopsi di RS Bhayangkara Polda Sulsel.

Diketahui, pada 27 Januari 2019, bom meledak di sebuah gereja di Jolo, Provinsi Sulu, Filipina. Sebanyak 22 orang tewas dalam aksi ini dan ratusan orang cedera. Pengeboman ini sempat mendapat reaksi dari dunia internasional.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...