Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Blora Kini Miliki Alat PCR Covid-19 Sendiri

MURIANEWS, Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kini memiliki alat polymerase chain reaction (PCR) sendiri untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri atau virus.

Alat PCR yang juga difungsikan untuk mendiagnosis Covid-19 itu berada di Laboratorium Kesehatan (Labkes) Jalan Kolonel Sunandar 63, Blora.

Alhamdulillah, surat keputusan (SK) PCR-lab dari Kemenkes RI sudah turun, dan mulai operasional,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Blora Henny Indriyanti, Rabu (6/1/2021).

Untuk uji coba pertama, lanjut Henny, dilakukan dengan pemeriksaan 102 sampel dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru di lingkungan Dinkes setempat. Hasilnya bisa diketahui dalam waktu 2×24 jam.

“Setelah uji coba, nanti untuk pemeriksaan sampel lainnya, jadi tidak perlu dikirim ke luar daerah lagi yang menunggu sekitar sepekan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Labkes, Sri Miningsih, alat PCR milik Pemkab Blora, sudah disetujui Kementerian Kesehatan dengan SK Nomor SR.01.07/11/5778/2020. SK Kemenkes terkait pengoperasian Labotarium RT-PCR itu turun pada 30 Desember 2020.

“Untuk tahap awal ini, kami targetkan memeriksa 50 sampel perhari, dan hasilnya keluar 2×24 jam,” jelas Kepala UPTD Labkes Kabupaten Blora.

Kedepan, lanjut Sri Miningsih, sarpras Lab-PCR senilai Rp 2 miliar lebih yang dikelolanya itu membutuhkan tambahan 3-4 analis kesehatan atau ahli tenaga laboratorium medik (ATLM) agar pelayanan lainnya tetap bisa berjalan normal.

ATLM yang ada saat ini harus digilir untuk pelayanan pemeriksaan air bersih, air isi ulang, makanan minuman, narkoba, darah dan urine.

“Kami hanya punya empat analis kesehatan atau ATLM. Jadi untuk pemeriksaan sampel lab-swab ditempuh dengan cara bergiliran,” terangnya.

Menurutnya, dalam tahap uji coba PCR-lab ini, pihaknya masih menyiapkan administrasi yang langsung terhubung dengan Kemenkes yang selanjutnya harus menyiapkan kebijakan terkait regulasi, administrasi, pembiyaaan dan keperluan lainnya dengan Dikes setempat. Tujuannya agar keberadaan alat baru PCR-lab milik Pemkab Blora benar-benar sempurna.

“Mohon dukungan semua pihak, dengan tambahan alat baru ini ke depannya UPTD Labkes bisa memberi pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi,” pungkasnya.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...