Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Rekor Penambahan Kasus Baru di Grobogan, 62 Orang Positif Covid-19 Hari Ini

MURIANEWS, Grobogan – Kasus baru positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan mengalami lonjakan tajam atau semakin ngegas dibandingkan hari-hari sebelumnya. Perkembangan hari ini, Senin (4/1/2021), ada 62 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan data hari ini, maka totalnya sudah muncul 114 kasus baru positif corona pada empat hari pertama tahun 2021.

Di sisi lain, angka 62 ini merupakan penambahan paling banyak atau merupakan rekor baru. Penambahan paling banyak sebelumnya terjadi pada tanggal 3 Desember 2020 dengan 49 kasus baru.

“Kasus baru yang muncul hari ini memang paling banyak. Sehari, ada 62 orang yang hasil swabnya terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Endang mengungkapkan, penambahan 62 kasus baru hari ini berasal dari sebelas kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Purwodadi (3), Toroh (2), Kradenan (2), Ngaringan (2), Tegowanu (1), Kedungjati (6), Gabus (3), Pulokulon (3), Wirosari (15), Godong (20), dan Penawangan baru

“Selain 62 kasus baru, perkembangan hari ini, ada lima orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sedangkan untuk kasus kematian pasien positif Covid-19 ada satu orang,” sambungnya.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 1.533 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 1.174 orang, dan pasien meninggal 121 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 238 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

”Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19. Saya minta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegas Kepala BPBD Grobogan itu.

Endang menambahkan, sebagian kasus baru yang muncul di bulan Januari ini merupakan klaster keluarga. Untuk itu, ia meminta agar hal tersebut diwaspadai karena penyebaran kasus Covid-19 ini sudah ada dalam satu keluarga.

Guna mencegah klaster keluarga ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak.

”Saat di rumah buka jendala dan pintu agar udara segar bisa bersirkulasi, sediakan kamar tersendiri untuk keluarga yang kerap bekerja keluar rumah dan terpisah dengan yang rentan (lansia dan balita),” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...