Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jepara Dapat Jatah 4.586 Vaksin Covid-19, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

MURIANEWS, Jepara – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bakal mendapat 4.586 vaksin Sinovac untuk penanganan pandemi Covid-19. Saat ini, vaksin tersebut sudah tiba di Jateng dan disimpan di Gudang Dinas Kesehatan Jawa Tengah.

Kabid Pengendalian dan Penanganan Penyakit Menular pada DKK Jepara, dr M Fakhrudin menyatakan, vaksin yang akan datang merupakan tahap pertama yang dikirim pemerintah. Jumlahnya mencapai 4.586 vaksin.

“Vaksinnya sampai hari ini diinformasikan sudah sampai Semarang. Kapan dikirim ke Jepara kami belum bisa memastikannya. Namun yang pasti sudah disiapkan untuk tindak lanjutnya jika sudah sampai di Jepara,” ujar dr M Fakhrudin, Senin (4/1/2021).

Dijelaskan, untuk tahap awal ini sesuai intruksi pemerintah pusat, akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan penanganan Covid. Termasuk para petugas pemakaman kasus Covid-19.

Selain itu, vaksin juga akan diberikan kepada petugas yang ada di pusat-pusat pelayanan kesehatan yang bersinggungan langsung dengan banyak orang.

“Untuk proses pemberian vaksin, juga sudah disiapkan jauh-jauh hari. Petugasnya sudah ada dan tinggal melaksanakan tugasnya. Kini kami menunggu vaksinya datang dulu,” tambah dr M Fakhrudin.

Terpisah, Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, Pemkab Jepara sudah siap untuk mendistribusikan vaksin Covid-19. Pihaknya sudah menginstruksikan agar persiapan pendistribusian ini bisa secepatnya dilaksanakan, sejak vaksin diterima. Sesuai dengan aturan, memang hanya kelompok tertentu lebih dulu yang akan menerima vaksin ini.

“Sudah, sudah kami persiapkan semuanya. Kan sudah ada petunjuknya dari pemerintah pusat. Nanti kami tinggal mendistribusikannya sesuai dengan ketentuan. Pada tahap awal ini kan para tenaga kesehatan dulu yang akan mendapatkan vaksinnya,” ujar Dian Kristiansi, Senin (4/1/2020).

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...