Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Thermogun Lebih Efektif Diarahkan ke Dahi Ketimbang Tangan, Ini Penjelasannya

MURIANEWS, Kudus – Penggunaan thermogun ke area tangan kerap kali ditemukan di bebeapa tempat. Seperti di bank dan di kawasan tempat-tempat wisata. Padahal, dari segi medis, penggunaan thermogun lebih efektif ketika diarahkan ke dahi.

Thermogun biasa digunakan untuk skrining paling awal dalam penangan Covid-19. Alat ini digunakan untuk mengukur suhu tubuh.

Hal ini diungkapkan pemerhati masalah Covid-19, dr Wahyu Wijanarko. Menurutnya ketika diarahkan ke tangan akurasinya kurang tepat.

“Ke dahi lebih tepat. Selain itu, kalau dilakukan di bagian tangan, hasilnya kurang akurat. Misalnya orang yang diukur suhu tubuhnya baru selesai cuci tangan. Kondisi tangan yang masih basah ini memengaruhi hasil,” katanya, Senin (4/01/2020).

Ia juga menyebut, mengukur suhu tubuh melalui dahi juga lebih mudah dilakukan daripada mengukur suhu tubuh di bagian ketiak yang harus melepas baju.

Namun, menurutnya pengukuran suhu tubuh bukan berarti tidak boleh dilakukan di bagian tangan. “Kalau mau di tangan pun boleh. Tapi sebenarnya akan lebih akurat ketika dilakukan ke dahi,” ujarnya.

Mengingat saat ini pandemi belum berakhir, dr Wahyu menyampaikan agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan. Masyarakat juga diminta tak perlu khawatir jika harus diperiksa suhu tubuhnya.

“Untuk masyarakat tidak perlu khawatir dicek menggunakan thermogun. Dan untuk petugas yang mengecek suhu tubuh supaya memilih thermogun yang digunakan untuk medis. Bukan thermogun yang untuk industri. Karena akurasinya berbeda,” terangnya.

Lebih lanjut, dr Wahyu juga memberikan solusi ketika ditemukan masyarakat yang suhunya tinggi agar segera periksa ke dokter.

“Untuk petugas yang mengecek ketika nantinya menemui orang yang suhu tubuhnya tinggi, kami sarankan agar segera diarahkan ke dokter untuk konsultasi supaya ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Direktur RS Aisyiyah Kudus Hilal Ariadi. Menurutnya thermogun lebih efektif ketika diarahkan ke dahi. Sebab, dekat dengan pusat suhu tubuh.

“Lebih efektif diarahkan ke dahi yang mana lebih dekat dengan pusat suhu tubuh. Kalau ke tangan kurang efektif karena letaknya jauh dari pusat suhu tubuh. Selain itu, kalau diarahkan ke tangan bisa juga hasilnya kurang pas. Misalnya tangan habis terkena pancaran sinar matahari, atau bisa juga habis terkena air. Sehingga hasilnya nanti tidak valid,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...