Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Satu Pengunjung Mal di Kudus Positif Rapid Antigen, Pelaku Perjalanan Juga Diperiksa

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mulai melakukan skrining dan testing menggunakan tes rapid antigen terhadap pelaku perjalanan dan orang berkerumun di lima titik di Kabupaten Kudus.  Hasilnya, satu pengunjung di salah satu mal Kudus positif rapid antigen.

Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir penularan virus Covid-19 dan menangulangi lonjakan kasus Covid-19 di Kudus usai libur panjang akhir tahun kemarin.

Plt Kepala DKK Kudus dokter Andini Aridewi merincikan, lima lokasi tersebut adalah di Terminal Induk Jati Kudus dan perbatasan Kudus-Pati yang dipusatkan di Puskesmas Jekulo untuk menyasar pelaku perjalanan.

Sementar tiga lainnya, berada di Mall Ada Kudus, Ramayana Kudus, dan Hypermart Kudus. Dengan sasaran orang berkerumun dan pelaku perjalanan.

“Kami pusatkan di lima titik ini, dengan total rapid antigen yang tersedia yakni sebanyak 200 buah,” ucap Andini di lokasi skrining di ADA Kudus, Sabtu (2/1/2021).

Hingga siang ini, kata dia, sudah ada sekitar puluhan data yang masuk. Hasilnya, sambung dia, dari 30 sampel testing di ADA Kudus, ada satu pengunjung yang positif antigen.

“Kemudian kami lakukan swab PCR di tempat dan kami instruksikan untuk segera pulang dan isolasi mandiri dengan pantauan puskesmas setempat,” jelas dia.

Rapid antigen yang dipakai Pemkab Kudus saat ini sendiri merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Sementara untuk pengadaan secara mandiri, pihak DKK, kata Andini masih menghitung ulang kebutuhan sasaran. “Sembari kami menunggu tata laksana baru terkait ini dari kementrian kesehatan,” tandasnya.

Sementara Lisa (24) warga Desa Jekulo yang mengikuti rapid antigen mengatakan jika kegiatan ini sangat bermanfaat. Terlebih dirinya ingin mengetahui apakah dirinya positif atau tidak.

“Ternyata juga tidak semenyeramkan yang dikira, ini sangat bermanfaat,” tandasnya.

Sementara untuk saat ini, kasus corona di Kabupaten Kudus kini berada di angka 3587 kasus. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 109 pasien dirawat dan 197 pasien menjalani isolasi mandiri.

Sementara untuk pasien yang sudah sembuh, kini berada di angka 2914 orang. Kemudian pasien meninggal sebanyak 367 orang.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...