Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tanggul Kali Gelis Kudus Jebol, Disiapkan Dua Pengungsian dan Rapid Antigen

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyiapkan dua tempat pengungsian untuk warga Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kudus yang rumahnya terendam banjir akibat jebolnya tanggul Kali Gelis.

Dua tempat tersebut berada di TPQ Khurriyatul Fiqri dan SMP Muhammadiyah. Dua tempat tersebut, mampu menampung sekitar 500 jiwa. Dua pengungsian tersebut juga telah dilengkapi dengan dapur umum.

“Sudah banyak yang mengungsi. Tapi memang untuk sementara masih di tempat saudara semua,” kata Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat meninjau lokasi pengungsian, Sabtu (2/1/2021).

Selagi belum ditempati, pihaknya menginstruksikan para relawan untuk menata sedemikian rupa. Supaya tetap bisa saling menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan.

“Kami sudah instruksikan untuk disekat. Jika ada pengungsi nanti juga satgas desa kami minta mengingatkan untuk terus memakai masker,” tutur dia.

Baca: Jebolnya Tanggul Kali Gelis Kudus Tambah Parah, Lubang Tikus Diduga Jadi Penyebab Awal

Selain itu, pihaknya juga menginstruksikan pihak Puskesmas untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus untuk menyiapkan rapid antigen.

Sehingga ketika ada pengungsi masuk, dipastikan bebas dari corona. “Jadi ketika ada pengungsi masuk, dicek kesehatannya dan dirapid antigen ini,” tandasnya.

Sementara Kepala Puskesmas Jati Amad Muhammad menuturkan, pihaknya telah mengusulkan persediaan rapid antigen pada DKK Kudus. Untuk sementara, pihaknya akan diberi sebanyak seratus rapid antigen untuk jaga-jaga. “Kami diberi seratus rapid antigen untuk para pengungsi nanti,” kata dia.

Nantinya, semua pengungsi yang akan masuk ke tempat pengungsian akan di rapid antigen terlebih dahulu untuk proses skriningnya. Jika hasilnya reaktif, pengungsi akan ditempatkan di tempat pengungsian khusus.

“Sehingga yang di dalam pengungsian bisa terskrining dan menekan angka penularan corona,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...